Covid-19 Menggila di NTB, Kenaikan Kasus 1.222 Persen dalam Sepekan

Ilustrasi Covid-19 Varian Omicron (IST/NET)

MATARAM–Penyebaran covid-19 diduga varian omciron, menyebar begitu cepat di NTB.

Berdasarkan data covid-19 yang dirilis Dinas Kesehatan NTB, kasus harian hanya 9 per 31 Januari 2022. Kemudian terus meningkat menjadi 36 kasus pada 1 Februari, 36 kasus lagi pada 2 Februari, dan meningkat lagi menjadi 57 kasus pada 3 Februari.

Selanjutnya pada 4 Februari naik menjadi 92 kasus dan pada 5 Februari kemarin, kasus positif meledak jadi 119 kasus. Artinya sejak 31 Januari atau sepekan terakhir, kenaikan kasus covid-19 di NTB naik 1.222 Persen lebih.

BACA JUGA :  Kalender MotoGP 2022 Dirilis: Balap di Sirkuit Mandalika 20 Maret

Berikut rincian 119 kasus positif covid-19 baru di NTB per 5 Februari: Kota Mataram 43 kasus, Lombok Barat 44 kasus, Lombok Tengah 16 kasus, Lombok Utara 1 kasus, Lombok Timur 6 kasus, Sumbawa Barat 1 kasus, Sumbawa 2 kasus, Dompu 3 kasus, Bima 2 kasus, dan Kota Bima 1 kasus.

Dengan tambahan 119 kasus ini, maka secara keseluruhan, yang terkonfirmasi positif di NTB 28.213 kasus dengan rincian sudah sembuh  26.921, meninggal 920 dan masih isolasi 372

BACA JUGA :  Lombok Barat, Kota Mataram dan Kota Bima Ditetapkan PPKM Level 3, Ini Aturannya

Sebelumnya Dinas Kesehatan NTB mengimbau kepada masyarakat agar waspada covid-19 varian omicron yang memiliki kemampuan penularan lebih cepat dibandingkan dengan varian-varian sebelumnya.

Varian omicron dapat menimbulkan sejumlah gejala. Umumnya bersifat ringan seperti demam, batuk, kelelahan, pilek, nyeri tenggorokan, sakit kepala.

“Segera periksakan diri ke fasilitas layanan kesehatan terdekat apabila mengalami salah satu gejala omicron,” imbau Dinas Kesehatan NTB dalam postingannya sembari meminta tetap patuhi protokol kesehatan. (RL)