Caleg PDIP Terancam Tak Dilantik jika Suara Ganjar-Mahfud Rendah

Made Slamet (AHMAD YANI/RADAR LOMBOK)

MATARAM – DPP PDIP telah menginstruksikan kepada semua caleg DPR RI, DPRD provinsi/kabupaten/kota agar suaranya linear dengan perolehan suara capres-cawapres Ganjar-Mahfud di dapil masing-masing.

Ketua DPC PDIP Kota Mataram Made Slamet menegaskan, jika ada caleg PDIP yang perolehan suaranya besar, namun suara Ganjar-Mahfud rendah maka caleg itu akan dievaluasi partai. “Dan sangat terbuka kemungkinan caleg itu tidak akan diusulkan partai untuk dilantik. Itu sebagai bentuk sanksi,” kata Anggota DPRD NTB Dapil Kota Mataram ini, kepada Radar Lombok, Senin kemarin (8/1).

Ditegaskan, para caleg tidak boleh mementingkan diri sendiri dengan hanya fokus bekerja bagi pemenangan pileg. Harus juga kerja-kerja politik untuk pemenangan Ganjar-Mahfud.

Baca Juga :  Golkar Lotim Incar 10 Kursi Dewan

Untuk itu, pihaknya selalu mengingatkan kepada para caleg agar perolehan suara di setiap dapil minimal harus linear, sama dengan perolehan suara Ganjar-Mahfud, atau bahkan harus lebih besar dari suara caleg untuk mencapai pemenangan Pilpres 2024.

Lebih lanjut, kepada semua kader partai dan para caleg wajib bergerak secara masif turun ke bawah melakukan kerja-kerja pemenangan berjenjang di setiap RT, RW, dusun, desa, kecamatan, kabupaten/kota dan provinsi.

Dalam hal ini harus tegak lurus dengan perintah DPP. Sudah ada arahan langsung dari Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri. Pihaknya siap menjalankan perintah dari ketua umum. “Tarikan napas pileg dan pilpres harus sejalan, sosialisasi caleg sosialisasi capres. Semua patuh tegak lurus terhadap apa yang menjadi keputusan ketua umum,” tegasnya.

Baca Juga :  DPP Demokrat: Kader Wajib Ikut Nyaleg meski Maju Pilkada

Sosialisasi itu agar diketahui masyarakat umum bahwa PDIP mengusung Ganjar-Mahfud. Dan PDIP komitmen keberpihakannya untuk masyarakat. “Jadi, perintah partai, setiap TPS ada dua saksi dari PDIP, satu saksi untuk pemilu legislatif dan satu saksi pemilu presiden. Kemudian nanti juga ada satu saksi pilpres bersama partai lain dan juga relawan,” lugasnya. (yan)

Komentar Anda