Angka Kemiskinan Diklaim Turun 0,91 Persen

TERIMA : Bupati Lotim HM Sukiman Azmy saat menerima kepala BPS Lotim membahas penurunan angka kemiskinan Lotim di tahun ini. (M.Gazali/Radar Lombok)

SELONG– Angka kemiskinan di Lombok Timur di tahun ini mengalami penurunan 0,91 persen. Penurunan tersebut merupakan yang paling tertinggi selama satu dekade atau 10 tahun terakhir.

Hal itu tersebut dipaparkan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Lotim ketika bertemu dengan Bupati Lotim HM. Sukiman Azmy, Kamis (10/12).” Pada 2019 angka kemiskinan Lotim sebesar 16,25 persen pada tahun 2020 berhasil mencapai penurunan di angka 15,24 persen. Atau mengalami penurunan sebesar 0,91 persen,” kata Kepala BPS Lotim Lalu Putradi.

Agar penurunan angka kemiskinan di Lotim terus meningkat di tahun berikutnya Pemkab Lotim diminta supaya lebih memperhatikan lagi terkait pendistribusi bantuan sosial (Bansos) untuk warga miskin. Karena sejauh ini penyaluran bansos itu masih banyak yang tidak tepat sasaran.
Ada 15 persen bantuan sosial tidak tepat sasaran,” jelasnya.

Sementara itu Bupati Lotim HM. Sukiman Azmy meminta BPS dapat menyampaikan informasi mengenai penerima PKH, BPNT, dan Bansos untuk mengurangi penyimpangan distribusi Bansos. Selain itu Sukiman juga berharap BPS bisa memberikan arahan ke Pemkab Lotim mengenai aspek-aspek yang perlu dibenahi, utamanya terkait IPM. “ Laporan BPS ini akan menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan program ke depan,” singkatnya.(lie