22 Orang Daftar Lelang Jabatan

H Muhammad Nasir (AZWAR ZAMHURI/RADAR LOMBOK)

MATARAM – Sebanyak 9 jabatan eselon II yang lowong di lingkup Pemerintah Provinsi NTB, sudah mulai dilelang sejak 25 Februari. Panitia seleksi (Pansel) membuka pendaftaran hingga 3 Maret mendatang.

Antusiasme lelang jabatan kali ini cukup tinggi. Pada hari pertama saja, sudah ada belasan pendaftar. Kemudian memasuki hari kedua, menjadi puluhan orang. Baik itu dari pejabat Pemprov NTB sendiri maupun kabupaten/kota. “Hari pertama ada 17 orang yang daftar. Kalau sampai hari ini (hari kedua, red) sudah ada 22 orang yang daftar,” ungkap Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi NTB, H Muhammad Nasir kepada Radar Lombok, Jum’at sore (26/2).

Jabatan yang dilelang saat ini, yaitu untuk posisi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan), Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi (DPKP), Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim), Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun).

Berikutnya untuk jabatan Kepala Biro Pemerintahan dan Otda, Biro Administrasi Pembangunan, Biro Perekonomian dan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD Provinsi NTB. “Semua jabatan sudah ada pendaftarnya,” kata Nasir.

Syarat-syarat Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bisa mendaftar, secara pada prinsipnya tidak jauh berbeda dengan sebelum-sebelumnya. Diantaranya mendapat rekomendasi dari atasan langsung, kualifikasi pendidikan paling rendah sarjana atau diploma IV. Kecuali untuk jabatan Direktur RSUD, minimal S1 Kedokteran Profesi.

Selain itu, calon pendaftar sedang atau pernah menduduki Jabatan eselon III.a atau jabatan fungsional jenjang ahli madya paling singkat 2 tahun. Kemudian minimal berpangkat IVb, kecuali untuk Biro dan RSUD minimal IVa.

Untuk batas usia pendaftar, paling tinggi 56 tahun per 22 Maret 2021 atau saat pelantikan. Kemudian prestasi kinerja minimal baik selama 2 tahun terakhir dan lain sebagainya.

Masa pendaftaran, pada lelang jabatan kali ini lebih singkat dibandingkan sebelum-sebelumnya. Menurut Nasir, hal itu disebabkan adanya penyesuaian akibat pandemi Covid-19.

Untuk 17 orang yang sudah mendaftar, lanjut Nasir, masih sebatas melakukan pendaftaran saja. Namun syarat-syarat yang dibutuhkan belum diserahkan. “Seluruhnya sudah ada pendaftar, tapi belum ada yang lengkapi syarat administrasinya,” terang Nasir.

Ketua panitia seleksi (Pansel) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Pemprov NTB, HL Gita Ariadi yang juga Sekretaris daerah (Sekda) menegaskan, pendaftaran secara online akan ditutup pada tanggal 3 Maret. Sementara penyerahan berkas syarat administrasinya dibatasi hingga 4 Maret.

Selanjutnya, Pansel akan mengumumkan hasil seleksi administrasi pada tanggal 8 Maret. Bagi yang lulus administrasi, harus mengikuti tes kompetensi manajerial/psikologi tanggal 9-10 Maret.

Tahapan berikutnya, yaitu penulisan makalah tanggal 12 Maret. Kemudian presentasi dan wawancara tanggal 15-16 Maret. “Penelusuran rekam jejak dilakukan dilakukan tanggal 8 sampai 16 Maret,” papar Gita Ariadi.

Selanjutnya tanggal 17 Maret, Pansel akan menetapkan hasil seleksi. Kemudian hasil seleksi akan diserahkan ke Gubernur tanggal 18 Maret. “Untuk pelantikan pejabat terpilih direncanakan tanggal 22 Maret,” kata Gita. (zwr)