Zulkiflimansyah Lebih Untungkan PKS

DIUNTUNGKAN: Dalam suksesi Pilkada NTB 2018, PKS dinilai tetap diuntungkan dengan menyetor dua kader pada 2 opsi posisi berbeda (Yan/Radar Lombok)

MATARAM—Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyodorkan dua kader internalnya untuk maju di Pilgub NTB 2018 kepada mitra koalisi. Dua kader itu Dr Zulkieflimansyah  sebagai bakal calon gubernur (bacagub) dan H Johan Rosihan  sebagai bakal calon wakil gubernur (bacawagub).

Pengamat politik NTB, Agus MSi menilai, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bakal lebih diuntungkan dengan terus mendorong Zulkiflimansyah sebagai bacagub dengan koalisi PKS dan Partai Demokrat. Kedua Parpol pun dikabarkan akan menduetkan Zulkiflimansyah dengan Siti Rohmi Djalilah sebagai bacawagubnya.

“Tentu ini akan lebih menguntungkan bagi PKS dibandingkan dengan mendorong Johan sebagai bacawagub,” katanya, kepada Radar Lombok, Jumat kemarin (10/3).

Mantan anggota komisioner KPU NTB ini beralasan, karena motivasi Zulkiflimansyah di Pilgub NTB 2018 adalah menjadi nomor satu. Sedangkan motivasi Johan sebagai posisi nomor dua alias wakil gubernur. Jika melihat hasil Pilgub NTB 2013 lalu, sambungnya, saat itu Johan menjadi wakil dari Suryadi Jaya Purnama (SJP).

“Mereka waktu itu memperoleh suara terendah dibandingkan tiga pasangan calon lainnya,” ungkapnya.

[postingan number=3 tag=”politik”]

Apalagi mengingat,  kedekatan masing-masing figur terhadap sejumlah mitra koalisi, bakal menjadi pertimbangan PKS kepada siapa akhirnya kader yang akan diusung untuk maju. Kendati demikian, ia melihat Johan juga membangun gerakan politik mendekat ke Golkar. Karena bisa jadi Johan berharap bisa mendampingi Golkar dalam Pilgub NTB 2018. Terlebih adanya pernyataan Johan yang ingin berpasangan dengan H Suhaili atau H Ahyar Abduh.

“Artinya Johan berharap bisa menjadi calon wakil gubernur,” katanya, kemarin.

Karena itu,  Andai melihat hasil Pilgub NTB 2013 tersebut, sangat wajar jika PKS akan lebih berhati-hati mengusung calon. Dengan adanya Zulkiflimansyah menjadi alternatif PKS memenangkan pemilu. Dengan syarat, PKS berkoalisi dengan Partai Demokrat.

Bakal calon Gubernur, Zulkiflimansyah, menyebutkan bahwa komunikasi politik dilakukan antara PKS dengan Partai Demokrat hampir rampung mengenai penetapan calon gubernur beserta pasangannya.

Artinya, koalisi dalam Pilgub NTB antara PKS dengan Partai Demokrat sudah hampir dapat dipastikan. Di mana Dr Zulkieflimansyah akan dipasangkan dengan Hj Siti Rohmi Djalillah di Pilgub NTB 2018.

“PKS dan Demokrat sudah hampir final pembicaraannya untuk calon gubernur,” tandas anggota DPR RI dapil Provinsi Banten tersebut.

Mengenai adanya target selain posisi bacagub, PKS juga memiliki pilihan alternatif. Yaitu, menyediakan kader lainnya dalam hal ini H Johan Rosihan sebagai bakal calon wakil gubernur (bacawagub). “Kalau gagal menemukan koalisi baru ada rencana ke wagub. Nah, ini koalisi untuk cagub hampir pasti kok,” pungkasnya. (yan)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid