Zul Sambangi Ruangan Mohan

Zul Sambangi Ruangan Mohan
DUKUNGAN: Gubernur NTB, Dr Zulkieflimansyah usai bertemu Wakil Wali Kota Mataram, H Mohan Roliskana, kemarin (16/9). (Ali/Radar Lombok)

Tepis Ada Lobi Politik

MATARAM—Gubernur NTB, Zulkifliemansyah tiba-tiba menyambangi ruang kerja Wakil Wali Kota Mataram, Mohan Roliskana, Senin (16/9), kemarin. Kedatangan orang nomor satu di NTB ini diduga terkait lobi politik jelang Pilkada Kota Mataram.

Pantauan Radar Lombok, Zul –panggilan akrab gubernur— selepas turun dari mobilnya langsung menuju ke ruang kerja Mohan. Pertemuan tertutup pun dilangsungkan sekitar 10 menit.

Kedatangan Zul ini menjadi tanda tanya banyak pihak. Terlebih kedatangannya merupakan yang pertama kalinya di Kantor Wali Kota Mataram tersebut.

Berselang 10 menit selepas pertemuan, kedua tokoh itu keluar. Mohan tampak mengiring Zul dan mengantarnya sampai ke mobilnya.

Sebelum memasuki mobilnya, Zul sempat ditanya awak media. Ia mengaku pertemuannya dengan Mohan adalah hal biasa. “Tadi saya lihat mobil Pak Mohan, makanya ke sini mampir. Jangan segala sesuatu dikaitkan dengan politik,” ujarnya menjawab pertanyaan Radar Lombok.

Zul yang merupakan kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menepis kunjungan dirinya bersifat politis. Alih-alih mengamini pertemuan politik, ia mengaku kunjungannya juga bukan untuk meminang Mohan serta menyodorkan kader PKS sebagai pendamping.

Sebelumnya Zul juga bertandang ke kediaman Ketua PDI Perjuangan, Rahmat Hidayat. Diketahui, istri Rahmat Hidayat, Hj Putu Selly juga disebut calon kuat di pilkada Mataram 2020 mendatang. Tapi gubernur juga menampiknya.

“Kemarin Pak Rahmat dan Bu Selly ulang tahun, santai aja. Sahabat itu jangan sampai direduksi sebatas politik saja,” ungkapnya.

Di lain sisi, Mohan Roliskana terlihat riang dengan kunjungan tiba-tiba gubernur. Di wajahnya yang merona ia menyebut kedatangan Zul adalah kunjungan biasa. Namun demikian, ia mengaku terkejut dengan kedatangan Zul.

“Tidak ada saya ngobrol aja dengan Pak Gubernur. Dia tadi habis melayat terus tiba-tiba beliau ingin mampir ketemu sama kita. Kita kan sering banyak ngobrol lah. Kalau terkejut sih iya,” ujar Ketua DPD II Partai Golkar Mataram ini.

Sosok Mohan di Pilkada Kota Mataram sejauh ini masih dianggap sebagai calon kuat. Tak heran jika dukungan terhadap dirinya mengalir cukup deras.

Terhadap maraknya dukungan ini, Mohan tidak ingin besar kepala. Kedatangan gubernur menurutnya bukan membicarakan politik.

“Tidak ada. Insyaallah no politic. Kita kan bersahabat sama beliau, sama TGB juga begitu. Tapi anda saja yang mempersepsikan begitu,” ungkapnya.

Perihal pernyataan gubernur yang mendukungnya di beberapa acara, seperti Mohan diangap calon milenial yang cocok memimpin Mataram, menurutnya, belum ada pembahasan terkait dengan dukungan dan pencalon. “Belum. Kita tidak bicara itu. Sudah ya tidak ada bahas politic,” pungkas Mohan. (gal)