Zohri Berambisi Tambah Kecepatan di Bawah 10 Detik

ZOHRI
MENGHADAP: Sprinter andalan NTB, Lalu Muhammad Zohri menghadap Gubernur NTB, Dr Zulkieflimansyah bersma Kadispora NTB, Hj Husnanidiaty Nurdin. (IST//RADAR LOMBOK)

MATARAM — Sprinter kebanggaan NTB, Lalu Muhammad Zohri, belum ingin berhenti membuat kejutan. Meski sebelumnya sudah memecahkan serangkaian rekor di tingkat Asia Tenggara, kini ia berambisi ingin mencatatkan waktu terbaik di bawah 10 detik. Ambisinya ini akan diupayakan terwujud pada Kejuaraan Dunia Atletik di Doha, Qatar September 2019 mendatang.

“Makanya sekarang untuk mencapai catatan ini, saya terus memacu diri dengan sejumlah latihan,” beber Zohri pada Radar Lombok, Sabtu (15/6).

Sepak terjang Zohri selama bergelut di lintasan atletik diakuinya sangat disyukuri. Ini karena telah mencapai sejumlah target. Bahkan, ia berhasil lolos Olimpiade setelah mencatatkan waktu 10,03 detik di Seiko Golden Grand Prix 2019, Osaka, Jepang, belum lama ini.

BACA JUGA: Hari Ini, Semua Atlet Pelatda Kembali Berlatih

Capaiannya ini membuat rasa syukurnya bertambah. Selain itu, keikutsertaan di ajang tersebut juga melambungkan rasa percaya diri dan motivasinya. Ia kini telah masuk dalam peta persaingan para atlet lari terbaik dunia. Tak tanggung-tanggung, lawannya di Jepang kala itu adalah juara dunia lari 100 meter, Justin Gatlin.

‘’Saya bersyukur sekali bisa tampil bersama juara-juara dunia, dan itu juga membuat saya bersemangat dan termotivasi,’’ ujarnya.

Sedianya, Zohri juga akan turun dalam nomor lari 100 meter di kejuaraan atletik Asian Grand Prix (GP) 2019 di Chong Qing China, awal Juni ini. Namun, ia terpaksa membatalkan niatnya karena mengalami cedera lutut.

Meski absen di China, Zohri menegaskan sudah punya agenda terdekat. September mendatang, ia akan saling adu cepat dengan para pelari terbaik dunia. Kali ini, di lintasan lari kejuaran dunia atletik di Doha, Qatar. Di sana, Zohri sudah membidik target baru.

BACA JUGA: Atlet Voli Pantai NTB Bakal Bertambah di Pelatnas

“Semoga bisa lari di bawah 10 (detik),” harapnya.

Keinginan untuk membidik rekor baru ini tentunya ia barengi dengan perbaikan di berbagai aspek penampilannya. Seperti, telah berhasil memecahkan salah satu kelemahannya, yaitu pada teknik start.

Diketahui, dalam beberapa penampilan awalnya di pentas dunia, Zohri kerap keteteran di start sehingga ia kerap tertinggal lebih dulu.

Namun sejumlah kelemahan yang dianggapnya sebagai tantangan ini sudah berhasil ia taklukkan. “Alhamdulillah kemarin, start block-nya sudah bagus sekali, harus dipertahankan dan ditingkatkan lagi. Semoga di kejuaraan dunia bisa memperbaiki catatan waktu dan bisa lebih baik lagi,” ujarnya.

Selain memperbaiki teknik start, ia juga harus bisa mempertahankan lajunya di 30 meter akhir. ‘’Kedepannya, untuk 30 meter terakhir kayak abis tenaga. Itu yang masih harus diperbaiki lagi,’’ tegasnya. (rie)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid