Zaini Siap Benahi Dispora

M. Zaini (GAZALIE/RADAR LOMBOK)

SELONG—Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Lombok Timur, dijabat M. Zaini, yang sebelumnya adalah Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora). Sebagai Kepala Dispora Lotim, Zaini berjanji siap akan membenahi dinas ini, caranya yaitu dengan memaksimalkan penggunaan anggaran yang telah disiapkan Pemkab secara efektif, dan tepat sasaran program untuk pemuda dan olaharaga.

Zaini menyadari, jika Dispora yang dipimpinnya ini merupakan SKPD baru, yang belum memiliki apa-apa. Sehingga dirinya terlebih dahulu perlu untuk mempelajari dan memahami struktur organiasi yang ada di dinas ini secara detail. Terutama bagaimana menjalani kerjasama dengan para kabid dan Kasi yang ada didalamnya.

“Lalu bagiamana kita melakukan perencanaan terhadap anggaran yang telah disiapkan pemerintah daerah. Dalam anggaran itu harus betul-betul efektif pelaksanaanya. Termasuk anggaran belanja langsung dan tidak langsung,” kata Zaini, Rabu kemarin (11/1).

Agar semua itu sesuai dengan perencanaan, semuanya harus ada kerjasama yang baik dengan semua pihak. Baik itu lembaga yang ada di Dispora itu sendiri, maupun di luar dinas ini.

“Kalau di luar Dispora, dalam hal ini kerjasama dengan anggota dewan yang sangat kita harapkan. Karena mereka sebagai lembaga yang mengatur anggaran,” terangnya.

[postingan number=3 tag=”dispora”]

Selain anggaran yang telah disiapkan pemerintah daerah, mereka juga siap akan menjemput anggaran yang ada di pemerintah pusat. Karena diyakini, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) pasti juga telah menyiapkan program dan anggaran selain dari anggaran yang disiapkan di daerah. “Kita tidak lepas anggaran untuk menyentuh program-program yang ada di Dispora ini,” terang Zaini.

Disinggung apa upaya dalam memberdayakan pemuda dan olahraga di Lotim? Kembali Zaini menjawab, Dinas ini Tupoksinya juga menyangkut satuan pendidikan yang ada di Lotim. Mulai dari jenjang sekolah dasar sampai SMP. Diluar ini banyak juga tugas-tugas yang lainnya yang direncanakan, salah satunya akan memprogramkan pembangunan gedung Kepemudaaan dan Mahasiswa.

Bahkan saat ini sudah masuk ke DPA dengan anggaran sekitar Rp. 6,5 miliar, yang direncanakan oleh pemerintah daerah. Tentu  program ini lanjut Zaini , bukan main-main, dan anggaran untuk belanja modal itu harus secapatnya di eksekusi. “Nantinya ini akan menampung berbagai macam program kegiatan tentang kepemudaan dan pelajar,” tandas Zaini. (lie)