Yuk Bergalau-galau Bareng Raisa di Senggigi Sunset Jazz, Besok!

ZULKIFLI/RADAR LOMBOK TINJAU: Bupati Lombok Barat H Fauzan Khalid (baju merah) meninjau kesiapan panggung dan lokasi acara Senggigi Sunset Jazz 2019 di Pantai Kerandangan I, Sabtu (2/11/2019) sore.

GIRI MENANG–Gelaran Senggigi Sunset Jazz (SSJ) ketiga kalinya dipastikan berlangsung di Pantai Kerandangan I besok, Minggu (3/11/2019) sore. Acara ini free entry.

Ada empat penyanyi jazz nasional yang dipastikan hadir, yakni Tompi, Ruth Sahanaya, Raisa, dan Tami Aulia. Kemudian penyanyi jazz lokal ada Betelu feat Kevin, Pipiet and The Maiqane’s, Suradipta feat Richard Hutapea, serta penampilan gendang beleq. “Kalau mengutip bahasanya Raisa, mari kita bergalau-galau bareng di Senggigi Sunset Jazz besok,” ujar Bupati Lombok Barat H Fauzan Khalid saat menyampaikan keterangan pers di Pantai Kerandangan I, Sabtu (2/11/2019) sore.

Banyak orang kata Bupati bertanya, kenapa harus jazz, bukan musik lain? Jazz lanjut Bupati, subtansinya adalah harmoni. Masyarakat Lombok itu mengutamakan harmoni. SSJ ini juga diadakan di tepi pantai berpasir, di tepi deburan ombak, di antara pohon kelapa, dan menjelang tenggelamnya matahari. “Kita ingin umumkan kepada dunia bahwa pariwisata Lombok ingin mengharmonikan semua sisi kehidupan kita,” terangnya.

ZULKIFLI/RADAR LOMBOK Pintu masuk Senggigi Sunset Jazz 2019 di Pantai Kerandangan I, Lombok Barat

Project Director Nuraga Neti selaku EO dari SSJ mengatakan, lokasi gelaran ketiga ini lebih luas dari tahun-tahun sebelumnya, baik dari area panggung dan penonton serta juga parkir. Mengingat peminat SSJ dari tahun ke tahun meningkat drastis. Selain itu, jazz tak lagi musik untuk kalangan tertentu, melainkan sudah memasyarakat, bahkan sangat diminati milenial “Gelaran tahun lalu sangat ramai dengan anak-anak muda. Mereka tidak beranjak dari barisan paling depan hingga selesai,” jelasnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Lombok Barat Ispan Junaidi mengungkapkan, efek SSJ yang diselenggarakan sejak 2017 itu luar biasa. Pertama dari segi image pariwisata. Ada jualan baru yakni jazz. Dari sisi publikasi promosi pariwisata juga menjadi sangat gencar. Dan itu semua berimbas pada tingkat kunjungan dan hunian hotel. “Bahkan ada hotel yang menjual kamar bertema Senggigi Sunset Jazz. Mereka menyiapkan bus khusus untuk tamu-tamunya yang datang dan ingin menikmati Senggigi Sunset Jazz,” pungkasnya. (zul)