WVI Bangun Toilet dan Tangki Air untuk Sekolah di Lombok

Bantuan Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih Melalui WFI

BANTUAN: Tampak salah satu sarana toilet dari 42 unit toilet dan 21 tangki air, bantuan Wahana Visi Indonesia (WVI) yang didanai oleh Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih (YPP) SCTV-Indosiar, yang dibangun di Kabupaten Lombok Utara dan Kabupaten Lombok Timur. (ist for radarlombok.co.id)

MATARAM—Lebih dari 1.269 anak dan 118 guru di Kabupaten Lombok Utara dan Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), kini telah merasakan manfaat dari bantuan sarana cuci tangan pakai sabun di masa pandemi sekarang ini.

Bantuan sarana dimaksud, disalurkan oleh Wahana Visi Indonesia (WVI) yang didanai oleh Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih (YPP) SCTV-Indosiar. Kerja sama ini telah membangun 42 unit toilet, dan 21 tangki air, guna memenuhi kebutuhan air, sanitasi dan kebersihan di delapan sekolah.

Kini, di tengah pandemi Covid-19, meskipun siswa belajar di rumah, keberadaan toilet tetap dapat dimanfaatkan oleh para guru yang secara bergantian masuk sekolah. Warga dan anak-anak yang tinggal di sekitar sekolah pun ikut merasakan manfaat toilet tersebut, karena dapat menggunakannya untuk kebutuhan MCK sehari-hari.

Manager Respons WVI untuk Tanggap darurat Gempa Lombok, Samuel Situmorang, dalam keterangan pers yang diterima radarlombok.co.id, Jumat (3/7/2020), mengatakan bahwa pembangunan toilet sejak akhir tahun 2019 tersebut merupakan upaya dalam meningkatkan ketahanan masyarakat. Khususnya anak-anak terkait kebutuhan air, sanitasi dan kebersihan. “Kami juga melakukan sosialisasi dan mengedukasi masyarakat dan anak-anak mengenai pentingnya sanitasi dan kebersihan,” ujar Samuel.

Edukasi yang dilakukan telah memperlihatkan perubahan perilaku warga sekolah, terutama anak-anak. Samuel mengatakan, anak-anak sangat bersemangat dalam menjaga kebersihan toilet, rajin mencuci tangan pakai sabun dan menjadi lebih kreatif memanfaatkan sampah plastik botol minuman yang tadinya berserakan dibelakang dan depan sekolah menjadi karya yang indah ditempatkan di dalam dan di depan kelas sekolah. “Dalam menghadapi pandemi Covid-19 saat ini, maka anak-anak menjadi lebih siap, karena telah melakukan protokol kesehatan dengan baik,” jelas Samuel.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Lombok Utara, Fauzan, mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan kontribusi dari YPP dan Wahana Visi Indonesia. “Sanitasi adalah hal yang sangat penting. Kami seringkali kesulitan, karena gempa membuat beberapa mata air kena longsor. Ada beberapa sekolah yang sampai saat ini belum pulih,” ujar Fauzan.

Fauzan menyebutkan, sebanyak 7.000 ruang sekolah hancur saat gempa tahun 2018 lalu. Adanya bantuan dan kolaborasi dengan berbagai pihak, mempercepat pemulihan pascagempa Lombok.

Sedangkan Ketua Pelaksana YPP SCTV Indosiar, Dewi Yudho Miranti juga mengapresiasi WVI yang telah menyalurkan donasi dari pemirsa SCTV dan Indosiar dari berbagai kalangan masyarakat. “Ini adalah amanah dari pemirsa kami yang telah dengan rela hati berdonasi untuk membantu sesama. Karena itu kami sangat berharap agar fasilitas yang telah dibangun ini dapat dijaga dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” tutur Dewi.

Pihak sekolah juga mengungkapkan ucapan terima kasih atas bantuan tersebut. “Kami warga sekolah berkomitmen untuk menjaga, memelihara dan memanfaatkan sebaik-baiknya fasilitas toilet yang telah dibangun, dan telah sangat membantu seluruh warga sekolah,” ungkap Inggersadi, Kepala Sekolah SDN 5 Jenggala. (gt)