Wushu NTB Tampil Memukau

MATARAM–Pengurus Provinsi (Pengprov) Wushu Indonesia (WI) NTB bis aberbangga dalam kejuaraan nasional (Kejurnas) wushu yang diselenggarakan di Bali, 13-17 Juli lalu. Kebanggaan ini lantaran keberhasilan para atletnya mengamankan medali perak dan perunggu.

Ketua Pengprov WI NTB, Dra Herawati Negara mengatakan, dari 11 atlet terbaiknya yang dikirim mendapatkan hasil yang maksimal. Meskipun belum meraih medali emas namun dengan raihan perak dan peunggu tersebut cukup membanggakan.

“Kita sangat senang dengan hasil anak-anak meskipun belum mampu untuk meraih medali emas di ajang yang bergengsi tersebut,’’ katanya kepada Radar Lombok, Minggu (17/7).

Dijelaskan lebih lanjut, terkait dengan hasil raihan tersebut sebenarnya adalah untuk mengetahui sejauhmana latihan selama ini. “Itu yang kita harapkan untuk uji kemampuan atlet selama latihan,’’ ucapnya.

Adapun nama-nama atlet yang tandang ke Bali antara lain, M. Syamsul Hadi main di nomor kategori (Chang Quan A Putra), Muhammad Lailatul Fajri main dikategori (Chang Quan B Putra), Ahmad Solekin dan Muhammad Guntur main di kategori duilian A (Senior) tarung berpasangan. Kemudian M.Puad Hasan main di kategori (Nan Gun Zi Xuan Putra, Hendriawan main di ketegori (Chang Quan B Putra), Suripman Hidayatulloh main di kategori (Nan Gun B Putra).

BACA JUGA :  Wushu Tidak Dilibatkan dalam Pelatda NTB

Menejer tim Ade Muhassin, Muh. Ramli, M. Roziqi dan Khairil Abror menegaskan, atlet yang meraih medali di ajang tersebut yakni Ahmad Solekin dan Muhammad Guntur. Mereka ber main di kategori Duilian A (Senior) tarung berpasangan meraih medali perak. Sedangkan M. Puad Hasan main di kategori (Nan Gun Zi Xuan putra meraih Perunggu. Untuk M. Syamsul Hadi mendapatkan harapan 3.

Terpisah, menejer Ade Muhassin mengatakan, ajang tersebut merupakan kejuaraan terbuka yang melibatkan seluruh atlet wushu junior di Indonesia.

"Wushu  open turnamen salah satu kejuaraan untuk menambah jam terbang atlet untuk mengukur prestasi atlet kita di NTB ," katanya. (cr-adi)