Wushu NTB Butuh Sparing Partner

MATARAM—Pengurus Provinsi (Pengprov) Cabang Olahraga (Cabor) Wushu Indonesia (WI) NTB mengaku, atletnya membutuhkan lawan sparring partner yang sepadan. Sparing ini demi mencapai target medali di Pekan Olahraga Nasional (PON) Jawa Barat, September mendatang.

Ketua WI NTB, Dra Herawati Negara Djelantik mengatakan, demi mengintensifkan latihan salah satu atelt yang akan turun di PON, Murni, harus mempunyai sparing patner yang sepadan. “Kita sudah carikan Murni teman sparing, kebetulan teman sparingnya itu ada di Universitas Mataram (Unram),’’ katanya, kepada radar Lombok, Senin (2/5).

Jika Murni terus dipaksa berlatih tanpa sparing partner, jelasnya, yang bersangkutan akan sulit berkembang. Praktis, prestasinya pada PON nanti akan sangat ditentukan dengan lawan yang dihadapi saat sparing.

Murni turun di nomor 43 kg. Dalam wushu, atlet tidak diperkenankan untuk menangkap, mengunci, atau menyerang kaki si lawan. Sebaliknya harus ada teman sparing sehingga bisa mengukur perogres latihan selama ini.

‘’Ini kita sudah persiapan khusus, sehingga teman sparing patner itu yang dibutuhkan atlet,’’ ucapnya.

Di lain sisi, Murni harus tetap diberikan semangat dan masukan. Sehingga bisa berkontribusi di PON nanti, karena ajang try out beberapa waktu lalu sebagai bahan evaluasi. (cr-adi)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid