WN Australia Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Moge di Bypass Mandalika

Inilah kondisi kendaraan korban lakalantas yang berada di Bypas Mandalika saat petugas dari Polsek Kawasan Mandalika turun olah TKP, Sabtu (21/1/2023). (IST FOR RADAR LOMBOK)

PRAYA–Nyawa Brady Nicholas Antony (40) Warga Negara (WN) Australia nampaknya tak bisa tertolong.

Kecelakaannya saat mengendarai Motor Gede (Moge) Honda 600 cc di Bypass Mandalika pada Sabtu (21/1/2022) sekitar pukul 17.20 WITA, menyebabkan luka sangat fatal.

Kapolsek Kawasan Mandalika AKP I Made Dimas Widyantara mengonfirmasi, akibat kecelakaan tersebut, korban mengalami patah tulang pada kedua kaki, patah tulang di siku sebelah kanan, luka lecet pada siku kanan dan di kedua lutut serta kesadaran menurun.

Baca Juga :  Terpental di Bypass Mandalika, WNA Pengendara Moge Patah Tulang Kaki dan Tangan

Setelah dilakukan penanganan medis di Puskesmas Kuta selanjutnya dirujuk ke RS SILOAM Mataram. Namun nyawanya tak tertolong pada Sabtu (21/1/2023) malam.

“Status MD (meninggal dunia) 🙏🏻🙏🏻,” ungkap Kapolsek yang mengawal evakuasi korban.

Diketahui, korban bersama komunitas Moge baru pulang mengikuti Mandalika Track Day atau Fun Track di Sirkuit Mandalika bersama komunitas Moge. Lalu hendak beranjak ke hotel di Mataram.

Baca Juga :  Terpental di Bypass Mandalika, WNA Pengendara Moge Patah Tulang Kaki dan Tangan

Hanya saja sesampainya di Bypass Dusun Songgong, Desa Sukadana, Kecamatan Pujut, diduga karena jalan yang bergelombang, dan dengan kecepatan tinggi, moge yang dikendarai korban oleng dan tidak dapat dikendalikan, sehingga menabrak pembatas jalan di sebelah kiri dan korban bersama motornya terpental sekitar 20 meter dari tempat benturan awal. (met)

Komentar Anda