Witan Sulaeman Ternyata Berdarah Lombok

Pemain Timnas Indonesia Witan Sulaeman saat laga melawan Singapura. (FOTO [email protected]_)

MATARAM–Winger Timnas Indonesia Witan Sulaeman selalu tampil impresif di Piala AFF 2020.

Bermain sebagai gelandang serang, pemain kelahiran Kota Palu, Sulawesi Tengah pada 8 Oktober ini selalu menunjukkan kelasnya. Pemain Klub Ekstraksi Lechia Gdansk Polandia inipun meminta dukungan untuk Timnas Indonesia yang akan melawan Thailand dalam Final Piala AFF pada 29 Desember 2021 dan 1 Januari 2022.

Kendati Witan lahir di Palu, ternyata ia berdarah Lombok Timur dari bapaknya. Sementara ibunya dari Kalimantan. Melalui postingan yang ditampilkan orang tuanya Humaidi, tampak Witan Sulaeman kerap datang ke Lombok. Ia tampak berada di Lapangan Kalijaga, Dasan Keling, Lombok Timur pada 2019.

BACA JUGA :  Winger Timnas Berdarah Lombok Witan Sulaiman Menikah dengan Adat Sasak

Dan siapa sangka, orang tuannya yang transmigrasi ke Sulawesi Tengah itu masih memiliki rumah di Dasan Menak, Kalijaga, Kecamatan Aikmel, Lombok Timur. “Sampai sekarang tiang masih punya rumah di Dasan Menak,” ungkap pria yang selalu memberikan dukungan kepada Witan Sulaeman ini.

Timnas Indonesia dipastikan akan melawan Thailand di Final Piala AFF 2020. Kepastian itu didapatkan setelah Thailand berhasil menahan imbang Vietnam 0-0 dalam leg 2 Semifinal, Minggu (26/12) malam.

Dengan hasil imbang itu, Thailand menang agregat atas Vietnam karena di leg 1, skor berakhir 2-0 untuk kemenangan tim Gajah Perang. Dalam pertandingan leg 2, Vietnam sejatinya berusaha tampil agresif. Namun, di luar dugaan, Thailand yang diprediksi bakal main bertahan, ternyata tampil dengan strategi pressing ketat sejak dari daerah pertahanan Vietnam.

BACA JUGA :  Winger Timnas Witan Sulaeman Pulang Kampung ke Lombok

Taktik ini membuat permainan tim polesan Park Hang Seo kesulitan mengembangkan permainan. Belum masuk kotak penalti, Thailand sudah bisa mengintersep bola Vietnam.

Pada babak kedua, Vietnam meningkatkan intensitas serangan dan jadi lebih sering melepaskan tendangan-tendangan jarak jauh. Variasi serangan itu rupanya belum maksimal, karena bisa dipatahkan oleh Thailand. Sampai pertandingan usai, skor imbang 0-0 tak berubah. Thailand pun memastikan lolos ke Final Piala AFF 2020, sementara sang juara bertahan Vietnam harus angkat koper. (RL)