Wisma Nusantara Dijadikan Rumah Sakit Darurat

WISMA NUSANTARA: Kota Mataram mengaktifkan Wisma Nusantara sebagai Rumah Sakit Darurat, tempat isolasi mandiri pasien Covid-19. (ALI/RADAR LOMBOK)

MATARAM — Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram merencanakan mengaktifkan Wisma Nusantara sebagai rumah sakit darurat. Penambahan karena dua rumah sakit darurat sebelumnya daya tampungnya sudah penuh. Wisma Nusantara langsung diaktifkan sebagai rumah sakit darurat. Fungsinya untuk tempat isolasi mandiri pasien Covid-19 yang tidak bergejala.

“Iya kita siapkan Wisma Nusantara sebagai rumah sakit darurat. Itu untuk isolasi mandiri pasien Covid-19,” ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram, Mahfuddin Noor di Mataram, kemarin (15/7).

Kendati sudah disiapkan. Belum ada pasien isolasi mandiri yang dirawat di Wisma Nusantara. Peruntukannya untuk merawat pasien positif yang masuk kategori Orang Tanpa Gejala (OTG). Sehingga Wisma Nusantara dibuka lagi menjadi tempat isolasi mandiri pasien Covid-19.

Sedangkan dua rumah sakit darurat lainnya adalah Fizz Hotel dan Nutana Hotel. Keduanya juga digunakan untuk isolasi mandiri pasien Covid-19. “Untuk Wisma  Nusantara nanti akan dibicarakan lebih tehnis dengan dinas kesehatan dan rumah sakit. Memang nanti di sana untuk pasien dengan gejala yang sedikit,” katanya.

BACA JUGA :  Pemilik Tanah Sepakati Harga Pembebasan

Sementara untuk pasien positif yang bergejala. Tetap diarahkan untuk dirawat di rumah sakit. “Pasien yang tanpa gejala ini peruntukannya di Wisma Nusantara,” ungkapnya.

Karena itu, Wisma Nusantara diaktifkan lagi untuk tempat isolasi mandiri. Sejak awal pandemi, Wisma Nusantara digunakan sebagai tempat isolasi mandiri pasien Covid-19. Setelah Covid-19 melandai, Wisma Nusantara digunakan untuk isolasi mandiri bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Mataram yang baru datang dari luar negeri.

“Sudah hampir dua bulan PMI tidak ada yang datang. Kalau ada yang datang langsung kita isolasi mandiri di sana. Kita koordinasikan juga dengan Kepala Dinas Tenaga Kerja seperti biasanya kalau ada PMI yang datang. Kita yang jemput dan langsung isolasi. Jadi kita aktifkan Wisma Nusantara,” terangnya.

BACA JUGA :  Kadis Kominfo Kota Mataram Diklarifikasi Polisi

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Mataram, I Nyoman Suwandiasa mengatakan, Wisma Nusantara diaktifkan lagu untuk mem-back up dua rumah sakit darurat lainnya.

“Seandainya dua hotel yang kita siapkan itu mengalami over kapasitas. Itu disiapkan Wisma Nusantara untuk back up. Saat ini dua rumah sakit darurat cukup banyak yang terisi. Kita juga perketat isolasi mandiri di rumah. Tidak sembarangan itu dikasi izin. Sebaiknya itu di rumah sakit darurat untuk mempermudah pengawasan. Karena cukup banyak syarat isolasi mandiri di rumah. Apakah di rumahnya tidak ada orang tua, kamar terpisah dan parameter lainnya. Kita sarankan isolasi mandiri di rumah sakit darurat,” terangnya. (gal)