Wisatawan Membludak, Fasilitas Umum Dikeluhkan

TANJUNG-Libur panjang lebaran Idul Fitri tahun ini tidak disia-siakan oleh sebagian besar masyarakat untuk berkunjung ke berbagai destinasi wisata di Kabupaten Lombok Utara (KLU).

Pantauan koran ini di lapangan, pengunjung sendiri tidak hanya dari kalangan masyarakat KLU, melainkan juga dari luar KLU. Seperti Kota Mataram, Lombok Barat, Lombok Tengah dan Lombok Timur. Belum termasuk dari luar daerah bahkan mancanegara khususnya yang ada di Gili Trawangan, Meno dan Air serta pendakian Gunung Rinjani melalui Senaru Kecamatan Bayan KLU.

Destinasi wisata yang dipadati pengunjung sendiri tidak melulu yang sudah terkenal atau sudah mulai dilakukan penataan. Melainkan yang belum ada penataan pun ramai dipadati pengunjung. Misalnya saja Pantai Beraringan di Dusun Beraringan Desa Kayangan Kecamatan Kayangan KLU. Pantai berpasir hitam yang bersih serta banyaknya pepohonan rindang menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. “Di sini cukup bersih, rindang dan ombaknya kecil, tidak terlalu bahaya juga untuk anak-anak,” ujar Taufik, warga Kota Mataram, Sabtu (9/7).

BACA JUGA :  Hari Ini, Batas Akhir Penertiban di Gili Trawangan

Akan tetapi lanjut Taufik, sangat disayangkan, di destinasi yang cukup potensial ini belum ada penataan semisal menyediakan tempat pembuangan sampah dan juga menyediakan toilet. “Ya mungkin basah-basahan nanti naik kendaraan, karena tidak ada tempat ganti,” keluh pria yang baru mengunjungi keluarga di KLU ini.

Sementara itu salah seorang pengunjung Air Terjun Tiu Teja Desa Santong Kecamatan Kayangan KLU, Sanusi mengeluhkan akses yang buruk menuju lokasi. Jalan yang diperuntukkan bagi sepeda motor, hancur dan sangat sulit dilalui. “Untung lokasinya bagus, makanya saya sama teman-teman ke sini. Semoga bisa segera diperbaiki jalannya. Begitu juga dengan tempat ganti atau toilet,” ujar warga Lombok Barat yang bekerja di Jakarta ini. (zul)