Wisatawan ke Lombok Dimanjakan Diskon Besar

SAMBUT WISATAWAN: Kepala Dispar NTB, HL Moh. Faozal, menyambut tamu perdana bulan Februari yang menggunakan maskapai Garuda dari Jakarta di LIA. Tampak Kepala Dispar bersama Manajemen Sari Ayu yang kemasan produknya di branding Wisata Lombok Sumbawa. (SIGIT SETYO/RADAR LOMBOK)

PRAYA—Terhitung sejak tanggal 1 – 28 Februari 2017, atau sebulan penuh, para wisatawan yang berkunjung ke Lombok akan dimanjakan big discount, atau potongan harga besar-besaran, 15 – 70 persen, melalui program Lombok Sumbawa Great Sale 2017.

“Diskon besar ini diikuti ratusan usaha wisata yang ada di Lombok, mulai dari perhotelan, travel agent, tiket penerbangan (Garuda, Lion Air dan Citilink), restaurant, lesehan, pusat oleh-oleh dan souvenir, hingga pusat perbelanjaan, pusat rekreasi dan hiburan,” kata Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) NTB, HL Moh. Faozal, disela menyambut tamu perdana bulan Februari 2017 di Lombok International Airport (LIA), Rabu kemarin (1/2).

[postingan number=3 tag=”wisata”]

Menurut Faozal, sengaja Lombok Sumbawa Great Sale 2017 ini digelar pada bulan Februari, karena bulan ini hingga beberapa bulan kedepan dikenal sebagai low session (bulan sepi kunjungan wisatawan). Sehingga untuk menggerakkan minat para wisatawan berkunjung ke Lombok pada saat low session, maka salah satu upaya yang dilakukan yakni dengan memberikan potongan harga yang cukup besar.

Baca Juga :  Pemegang Saham Diminta Kaji Ulang Konversi Bank NTB

“Beberapa perhotelan bahkan memberikan potongan yang cukup besar, mencapai 70 persen. Sedangkan untuk tiket penerbangan hanya diikuti oleh tiga maskapai, yakni Garuda, Lion Air dan Citilink. Masing-masing maskapai memberikan potongan sebesar 20 persen dari harga tiket terendah,” jelas Faozal, yang pada kesempatan itu juga didampingi GM Garuda Cabang Lombok, Ketua BPPD NTB, Ketua PHRI NTB, Ketua ASITA NTB, dan lainnya.

Program Lombok Sumbawa Great Sale 2017 selama sebulan ini lanjut Kepala Dispar NTB, diharapkan mampu menyedot kunjungan sebanyak 3.000 wisatawan. “Dengan masing-masing wisatawan membeli paket wisata 2 hari 3 malam, maka kami asumsikan per orang akan membelanjakan uangnya sebanyak Rp 6 juta. Sehingga kalau ditotalkan dengan target tamu yang sebanyak 3.000 wisatawan, dikalikan Rp 6 juta, akan ada uang beredar di Lombok sebesar Rp 18 miliar, bahkan bisa lebih,” ucap Faozal optimistis.

Baca Juga :  Menelusuri Potensi Wisata Sungai Jangkuk Kota Mataram

Yang membanggakan sambung mantan Kabag Humas dan Protokol Setda NTB ini, hari ini juga datang manajemen perusahaan kosmetik besar “Sari Ayu” ke Lombok, yang menginformasikan bahwa beberapa item produk Sari Ayu, kemasannya akan di branding Wisata Lombok Sumbawa.

“Dari ratusan produk kosmetik Sari Ayu, ada 18 item produk diantaranya yang akan di branding dengan berbagai ikon Wisata Lombok Sumbawa, seperti kain tenun asal Bima, dan lainnya. Ini merupakan komitmen kami terhadap pengembangan sektor kepariwisataan Indonesia, khususnya di Provinsi NTB,” jelas Novi, salah satu Manajemen Sari Ayu ketika dijumpai di LIA.

“Kami memang menjalin kerjasama dengan Kementerian Pariwisata RI untuk membantu mempromosikan sektor keparwisataan Indonesia. Sehingga dalam kemasan produk-produk kosmetik Sari Ayu nantinya juga akan tersemat logo Wonderfull Indonesia, atau Pesona Indonesia,” tambah Dodit, Manajemen Sari Ayu lainnya. (gt)

Komentar Anda