Wisatawan Inggris Dibegal Saat Perjalanan dari Pantai Pink ke Kuta

Bule asal Inggris yang menjadi korban pembegalan di Dusun Mbung Kao, Desa Wakan, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur, Kamis (21/7/2022) sekitar pukul 19.00 WITA. (IST/RADAR LOMBOK)

SELONG–Wisatawan asing asal Inggris, Casey Antony James (24) menjadi korban pembegalan di Dusun Mbung Kao, Desa Wakan, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur, Kamis (21/7/2022) sekitar pukul 19.00 WITA.

Beruntung korban berhasil menyelamatkan diri dari ancaman parang yang sempat didorongkan ke tubuhnya. Namun kejadian ini menyebabkan sejumlah barang berharga milik korban raib dibawa pelaku.

Korban pun langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek setempat. Pihak kepolisian saat ini sedang melakukan perburuan terhadap pelaku.

Kapolsek Jerowaru Ipda Yudha Aditya Warman membenarkan terkait dengan kasus pembegalan yang korbannya adalah seorang warga negara Inggris.

Baca Juga :  Pelaku Pariwisata Minta Pelaku Kriminal pada Wisatawan Ditindak Tegas

Kronologis kejadian bermula ketika korban dalam perjalanan menggunakan sepeda motor dari Pantai Pink, Lombok Timur menuju Kuta, Lombok Tengah.

Namun ketika dalam perjalanan, tepat di Jalan Embung Kao, Desa Wakan menuju Desa Batu Nampar, pelaku tampak membuntuti korban dari belakang.

Terlebih lagi kondisi sudah mulai gelap membuat korban tak terlalu melihat pelaku yang membuntutinya dari arah belakang.

Ketika kondisi sepi, pelaku langsung menodong korban menggunakan parang. Korban kemudian terjatuh dari atas sepeda motor dan langsung lari menyelamatkan diri.

Baca Juga :  Tak Dikasi Pakai Kuburan di Lingkok Bunut Loteng, Warga Serangin Lotim Blokir Jalan

“Akibat kejadian ini korban mengalami luka karena terjatuh dari atas motor. Sementara sepeda motor korban dibawa kabur oleh pelaku,” imbuh dia.

Setelah mengetahui kejadian ini pihaknya langsung ke lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP termasuk juga meminta keterangan sejumlah saksi.

“Korban dibawa ke Polsek Jerowaru menggunakan kendaraan dinas Polsek Jerowaru guna diambil keterangan lebih lanjut. Kasusnya masih dalam proses lidik,” tutupnya. (lie)