Wisata Petik Golden Melon di Kebon Ayu

DOK

GIRI MENANG–Golden melon hasil petani Desa Kebon Ayu, Kecamatan Gerung terasa legit dan segar. Teksturnya cukup tebal dan berwarna kuning. Buah melon ini sangat beda dengan buah melon pada umumnya, buah hasil petani Desa Kebon Ayu ini sangat direkomendasi untuk dikonsumsi setiap saat.

Hal ini dikatakan oleh Sarah, salah satu pengunjung yang sempat mencicipi legitnya golden melon tersebut. Sarah mengaku rasa dari buah ini cukup menarik, memiliki rasa yang manis dan nikmat.

Selain itu, golden melon ini memiliki wangi yang harum dan kaya akan vitamin. Kandungan air pada golden melon juga cukup banyak, sehingga bisa dikonsumsi sebagai pelepas dahaga.

“Rasanya legit dan segar, kita petik dari pohonnya langsung. Saya sangat rekomondasi buah ini,” imbuh Sarah, Juma’t (17/12).

BACA JUGA :  Sambut Festival Pesona Senggigi, Warga Bersih-bersih Pantai

Jumarsa, Kepala Desa Kebon Ayu mengatakan penanaman buah ini tidak sembarangan, butuh perlakuan khusus agar rasa yang dihasilkan manis dan berkualitas. Konsep penanaman menggunakan hidroponik greenhouse, salah satu kelebihanya adalah meminimalisir hama, sehingga penggunaan zat kimia tidak digunakan.

“Golen melon hidroponik ini dari segi rasanya lebih manis dan kualitas buahnya itu beda dari yang ditanam di sawah pada umumnya. Buah dari para petani kita ini bisa bertahan hingga satu setengah bulan di luar kulkas , karna golden melon hidroponik ini beda perawatannya,” seru Jumarsa.

Untuk bisa membawa pulang buah melon ini, pengunjung cukup membayar 20 ribu per kilogram. Pengunjung bisa memilih dan memetik langsung dari pohonya. Memetik sendiri menurut Jumarsa memiliki sensasi yang beda bagi para pengunjung.

Ke depannya, kata Jumarsa, tidak hanya Golden Melon saja yang bisa didapatkan di Desa Kebon Ayu, tetapi ada jambu crystal, jeruk santang, kelengkeng dan anggur ekspor yang sudah ditanam dan masih proses pengembangan.

BACA JUGA :  Wagub Minta Promosi Pariwisata Diperkuat, BPPD: Kita Akan Gelar Lomba

“Jadi pengujung bisa memilih berbagai buah. Kita sangat-sangat siap menjadi desa agrowisata,” tegasnya.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Barat, H. Saepul Akhkam saat berkunjung dan merasakan sensai memetik langsung buah melon ini mengatakan sangat mengapresiasi usaha yang dilakukan Kepala Desa Kebon Ayu dan Masyarakatnya.

Dengan kreativitas anak-anak muda, mereka mengintegrasikan pusat pertanian menjadi agrowisata. “Ini semakin memperkaya alasan agar desa ini terus dikunjungi,” imbuh Akhkam.

“Saya yakin ke depan, tidak hanya menjadi agrowisata, tapi juga menjadi ekosistem ekonomi kreatif yang juga mengedepankan aspek edukasi pertanian,” katanya menambahkan. (RL)