Waspada Penipuan Pajak Mencatut Nama Pejabat BKD

KANTOR BKD: Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Mataram meminta warga masyarakat waspada modus penipuan pembayaran pajak yang mengaku sebagai oknum ASN BKD. (ALI/RADAR LOMBOK)

MATARAM — Di tengah upayanya memaksimalkan penagihan sejumlah objek pajak di Kota Mataram. Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Mataram diterpa kabar tidak sedap. Karena muncul modus penipuan yang mencatut nama pejabat BKD.

Upaya yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab tersebut, tentu saja sangat mengusik BKD. “Iya ada yang mengaku sebagai ASN BKD untuk menagih pembayaran pajak. Tapi saya belum dilaporkan secara lengkap oleh teman-teman,” ujar Kepala BKD Kota Mataram, H Syakirin Hukmi kepada Radar Lombok di Mataram, kemarin.

Modus penipuan langsung diatensi BKD. Tidak tinggal diam, BKD langsung mengumumkan upaya penipuan ini diseluruh media sosial yang dimiliki. BKD menyampaikan pesan kepada semua wajib pajak. Khususnya yang menyasar wajib pajak hotel dan restoran untuk berhati-hati. Yaitu terhadap oknum yang mengaku sebagai ASN BKD. “Itu terkait dengan pembayaran pajak agar tidak diindahkan. jangan dipatuhi karena ini penipuan,” katanya.

Modusnya, pelaku yang mengaku ASN BKD menelpon wajib pajak. Lalu meminta dan mengarahkan untuk segera membayar pajak. “Kami akan mencoba menginformasikan kepada masyarakat lebih masif lagi. Karena bukan seperti itu sistemnya kita mengingatkan masyarakat membayar pajak,” ungkapnya.

Warga masyarakat atau wajib pajak diimbau untuk membayar sesuai dengan ketentuan. Yaitu pajak daerah dibayar dengan melalui loket kasir yang sudah disediakan. Pembayaran juga bisa dilakukan menggunakan alat pembayaran yang sah. “Itu pembayarannya sudah ditentukan oleh BKD Kota Mataram. Kalau diminta transfer atau bagaimana jangan dihiraukan,” terangnya.

Kini BKD tidak tinggal diam. Nomor telepon yang digunakan oknum tersebut sudah dikantongi. Saat ini, BKD mencoba melakukan upaya pelacakan.

Modus penipuan ini rupanya bukan kali ini terjadi. Sebelumnya diungkap Syakirin sudah menerpa BKD. Oknum yang menipu malah mencatut nama Syakirin kepada wajib pajak. “Iya pernah juga sebelumnya mencatut nama saya. Itu dulu semua wajib pajak yang dihubungi datang menkonfirmasi ke saya. Kebetulan saya telpon juga nomor yang digunakan. Dia mengaku namanya Syakirin,” katanya.

Kendati modusnya berulang. Syakirin mengaku belum bisa memastikan apakah pelakunya orang yang sama. “Belum tahu. Nanti saya lacak kembali,” tegasnya.

Tapi untuk upaya lebih jauh dengan melapor ke kepolisian. Syakirin mengatakan upaya tersebut belum dilakukan BKD. Pihaknya lebih condong untuk mengingatkan dan mengimbau warga masyarakat. Yakni agar tetap waspada dengan ulah oknum yang tidak bertanggung jawab ini. “Belum sampai kita membuat pelaporan ke pihak berwajib. Kita imbau dulu masyarakat agar tetap waspada. Tapi yang pasti kita lihat perkembangan berikutnya,” jelasnya.

Upaya penipuan ini cukup merepotkan BKD. Untuk itu, warga masyarakat tetap diminta untuk berhati-hati. “Iya ada saja orang yang mengaku sebagai oknum ASN BKD untuk menagih pajak,” kata Kepala Bidang (Kabid) pelayanan Penagihan dan penyuluhan BKD Kota Mataram, Ahmad Amrin. (gal)