Waspada Pencurian Beras dengan Modus Baru

MATARAM – Polsek Selaparang menangkap AS, pemuda 27 tahun asal Ampenan Tengah, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram lantaran mencuri beras dan uang senilai Rp 11,4 juta di salah toko di Jalan Terusan Bung Hatta, Monjok.”Pelaku ditangkap di rumahnya, saat sedang duduk-duduk usai main judi slot,” ucap Kapolsek Selaparang Iptu Muhammad Baejuli, Jumat (23/2).

Pelaku main judi slot menggunakan uang dan beras hasil curian. Pelaku mencuri satu karung beras dengan berat 25 kilogram kemudian dijual seharga Rp 300 ribu. “Uang hasil jual beras itu dipakai main judi slot. Uang Rp 11,4 juta itu juga dipakai main judi slot,” sebutnya.Nahasnya, pelaku kalah judi slot. Dari uang Rp 11,4 juta itu tersisa Rp 8 juta. Sisa uang itu kini diamankan Polsek Selaparang sebagai barang bukti atas tindak pidana yang dilakukan pelaku. “Jadi, ada sisa sekitar Rp 8 jutaan yang berhasil kita amankan.

Kami juga mengamankan motor, tas dan HP,” ungkap dia.Kasus pencurian itu terjadi pada Sabtu (17/2), sekitar pukul 22.19 WITA. Awalnya pelaku datang ke toko korban dengan berpura-pura membeli beras. Pelaku memesan tiga karung beras ukuran 25 kilogram. Setelah itu pelaku meminta agar dibuatkan nota pembayaran. “Pelaku menyuruh suami korban untuk mengantarkan 2 karung beras itu ke seseorang yang berada di Lingkungan Bangket,” sebutnya.Atas permintaan pelaku, suami korban pun menaikkan 2 karung beras tersebut ke atas motor. Sedangkan satu karung beras itu dinaikkan ke motornya. “Suami korban pergi (mengantarkan beras) dan korban sedang membuat nota di sebelah ruangan toko,” katanya.

Waktu itu dimanfaatkan pelaku dengan menggasak meja di dalam toko dan mengambil tas yang di dalamnya berisikan uang Rp 11,4 juta. “Kemudian tas itu dimasukkan ke dalam bajunya,” ucap dia.Pelaku pun langsung kabur dengan membawa tas yang berisikan uang dan satu karung beras yang sebelumnya sudah ditaruh di motor. Aksinya diketahui oleh korban, kemudian meneriaki dan mengejar pelaku. “Namun pelaku berhasil kabur,” katanya.Sementara, suami korban yang mengantarkan dua karung beras tidak menemukan seseorang bernama Haris di alamat yang diberitahu, sehingga kembali ke toko.Korban yang merasa dirugikan melaporkan kejadian itu ke Polsek Selaparang. Setelah melakukan penyelidikan, identitas pelaku diketahui Polisi dan ditangkap pada Senin (19/2) sekitar pukul 11.17 WITA. “Atas perbuatannya, pelaku disangkakan melanggar Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,” katanya. (sid)

Komentar Anda