Warga Tolak Pantai Ketapang Dikelola Desa

MENGADU : Warga Dusun Ketapang Raya Desa Pringgabaya saat mendatangi kantor Dispar Lotim. Mereka menolak pengambilalihan pengelolan wisata Ketapang oleh Pemdes setempat. (M. Gazali/RADAR LOMBOK)

SELONG – Pemerintah Desa Pringgabaya Kecamatan Pringgabaya akan mengambil alih pengelolaan destinasi wisata Pantai Ketapang yang selama ini dikelola oleh warga langsung.

Selasa (1/6), puluhan warga  mendatangi kantor Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Timur menyampaikan penolakan mereka atas pengambilalihan itu. Mereka menolak karena mereka merasa telah bersusah payah mengembangkan kawasan wisata ini. Setelah hidup, justru akan diambil oleh Pemdes. Mereka juga menganggap pembuatan Pokdarwis oleh desa tanpa sepengetahuan masyarakat.”Meski  kami yang mengelola tapi tetap diawasi oleh Pemdes. Tapi sekarang wisata ini mau diambil alih oleh Pemdes, makanya sekarang desa membuat Pokdarwis tanpa sepengetahuan kami,” ungkap Idrus, salah satu warga Ketapang.

Baca Juga :  Kapolres Baru Harus Fokus Tekan Kriminalitas di Lotim
Baca Juga :  Meninggal tak Wajar, Kuburan Dedi Dibongkar

Ia mengungkapkan, meski dikelola  masyarakat, tetap desa dapat kontribusi. Bahkan dalam pengelolaanya mereka tetap mengacu pada aturan dan retribusi yang dibuat desa.  Bahkan hasilnya dibagi dua dengan desa.” Pengaduan kami ke Dispar Lotim dengan harapan agar tetap memberdayakan dengan melibatkan masyarakat setempat dalam  pengelolaan destinasi wisata tersebut,” tutupnya.(lie)