Warga Tionghoa Sumbang Lampion untuk MTQ

F- LAMPION : Lampu lampion di arena MTQ ke-28 tingkat Provinsi NTB di Giri Menang yang merupakan sumbangan warga Tionghoa

Lombok Barat menjadi tuan rumah pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) k3-28 Tingkat Provinsi NTB yang dimulai hari ini. Panitia sudah merampungkan berbagai persiapan. Lobar menargetkan bisa menjadi juara umum seperti yang diraihnya pada MTQ tingkat Provinsi NTB di Bima dua tahun lalu.

Pada MTQ ke-27 di Bima dua tahun lalu, kafilah Lombok Barat mendapat juara umum dengan raihan 76 medali dari semua cabang lomba. Nah, MTQ ke-28 tahun ini Lobar ingin mengulang prestasi yang sama. Mumpung jadi tuan rumah.

Di luar itu, persiapan panitia sudah lebih dari 90 persen. Mulai dari penyiapan panggung utama hingga fasilitas-fasilitas lainnya. Di lokasi utama yakni lapangan kantor Bupati Lombok Barat, ada pemandangan berupa lampu-lampu lampion. Lampu khas China ini juga membuat semarak jalan protokol depan kantor bupati.

Sekda Lombok Barat HM. Taufiq menjelaskan, lampion yang dipasang di area MTQ adalah sumbangan warga Tionghoa yang berpartisipasi dalam memeriahkan MTQ. Untuk tema, memang dari panitia menonjolkan pesan toleransi antarumat beragama.”Kita tonjolkan toleransi dan saling menghargai perbedaan saat pawai. Insya Allah saudara kita umat agama lain akan ikut memeriahkan,” katanya.

Persiapan juga nampak dilakukan oleh warga di masjid-masjid yang ditetapkan sebagai lokasi lomba selain panggung utama. Pawai akan berlangsung besok. ”Masih tersisa dua hari untuk persiapan acara MTQ. Mari sama-sama kita sukseskan, terutama kebersihan di jalur utama dan ke arena majelis,” terang Sekda yang juga ketua panitia MTQ.

Lokasi lain yang menjadi lokasi lomba diantaranya Masjid Jami’ Baital Atiq Gerung, Masjid Al-Haya’ Perumda Lobar, gedung SMAN 1 dan SMAN 2 Gerung, MAN Lombok Barat, Pondok Pesantren Nurul Hakim Kediri dan Pondok Pesantren Al-Islahuddiny Kediri, serta SKB Gunung Sari.

Taufiq berharap seluruh masyarakat bisa terlibat memeriahkan MTQ tersebut. “ Untuk kita di Lombok Barat, sukses yang ingin kita raih itu ada dua, yaitu sukses sebagai tuan rumah dan sukses mempertahankan predikat Juara umum,” imbuh Taufiq.

Ia berharap masyarakat Lombok Barat ikut memeriahkan MTQ ini. Mereka diimbau berbondong-bondong ke semua majelis dengan menjaga kebersihan dan keamanan. Seluruh kabupaten/ kota se-NTB memastikan mengirimkan kafilahnya. Untuk kafilah Lombok Barat ditempatkan di Gedung Zainul Hafidz Aik Ampat, kafilah Kota Mataram dan KLU di Hotel Lombok Garden Mataram, kafilah Kota Bima di Hotel Pratama, kafilah KSB di Hotel Widyawisata Gomong, kafilah Kabupaten Bima di rumah warga di Kelurahan Dasan Geres Kecamatan Gerung, kafilah Sumbawa ditempatkan di Hotel Puri Indah Mataram, kafilah Lombok Tengah di rumah warga di Perumda, dan kafilah Dompu di Hotel Arum Jaya Mataram. Tercatat paling sedikit 1.100 orang kafilah dan kontingen akan memeriahkan MTQ. Mereka akan mengikuti 48 mata lomba.

Salah satu warga Gerung mengaku bangga dengan dijadikannya Kabupaten Lombok Barat sebagai tuan rumah. Sebagai warga, MTQ ini membuat warga semakin cinta kitab suci.”Mari kita datang, kapan lagi menemukan Lobar jadi tuan rumah MTQ,” ungkapnya.(*)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid