Warga Terong Tawah Tuntut Kades Mundur

MUNDUR : Puluhan warga Desa Terong Tawah Kecamatan Labuapi saat mendatangai kantor desa setempat menuntut sang kades mundur, Kamis (5/1) (ZUL/RADARLOMBOK)

GIRI MENANG-Puluhan warga Desa Terong Tawah mendatangi kantor desa setempat meminta Kades Sahirpan mundur. Mereka mengetahui bahwa sang Kades terbukti mengkonsumsi Narkoba hasil tes urine yang digelar BNN NTB belum lama ini.

Juru bicara warga, Tohri, meminta Kades Terong Tawah Sahirpan mempertanggungjawabkan perbuatannya dengan cara mengundurkan diri. “Kedatangan kami ke sini bukan karena masalah politik, tetapi murni kepedulian terhadap kondisi di desa. Kami minta dia mempertanggungjawabkan perbuatannya, segera mundur,” tegas mantan Kades Terong Tawah ini.

Warga datang sekitar pukul 09.30 Wita menggunakan kendaraan yang dilengkapi pengeras suara.

Setelah itu warga meneruskan aksi mereka menuju kantor Bupati Lombok Barat di Giri Menang. Di Giri Menang warga ditemui oleh Pelaksana Tugas Kepala Bakesbangpol Lobar I Ketut Sandiasa.

[postingan number=3 tag=”narkoba”]

Ketua BPD Desa Terong Tawah Yek Imam yang ditemui di kantor Desa Terong Tawah mengklarifikasi tudingan warga. Menurutnya, Kades Terong Tawah negatif mengkonsumsi Narkoba. Kronologinya kata Yek, saat tes urine dilakukan BNN NTB di kantor Bupati Lobar terhadap Kades dan BPD, memang ada satu Kades yang diindikasikan positif. Tetapi dinyatakan positif dikarenakan mengkonsumsi obat. Saat itupun BNN tidak mau mengungkapkan inisial atau identitas Kades tersebut.

Namun belakangan ada gejolak dari sejumlah waga di Desa Terong Tawah berkaitan dengan isu Kades Terong Tawah positif mengkonsumsi Narkoba. Kades Terong Tawah kemudian melakukan klarifikasi kepada BNN, meminta tes urine ulang, lengkap dengan membawa surat rekomendasi dari Bupati Lobar Fauzan Khalid. Tetapi BNN tidak bersedia memfasilitasi melakukan tes urine. Lantas Kades Terong Tawah melakukan tes urine di salah satu laboratorium rumah sakit, hasilnya pun negatif. “Itu adalah isu (tidak benar) dari rival politik bukan dari warga, rival politk. Di garis bawahi oknum, oknum yang memanfaatkan supaya pak Kades dilengserkan,” tegas pria yang mengaku pengurus dan bendahara umum di Badan Anshor Anti Narkoba Lobar ini.

Kades Terong Tawah, Sahirpan, belum bisa dikonfirmasi karena saat adanya aksi ia tidak berada di tempat. Begitu pula dengan PLT Kepala Bakesbangpol Lobar belum merespon klarifikasi koran ini.(zul)