Warga Peras Berharap Wabup Tepati Janji

PRAYA-Jembatan penghubung antara Dusun Peras Desa Kidang Kecamatan Praya Timur dengan Dusun Sengkudul Desa Bangket Parak Kecamatan Pujut, kondisinya sangat memperihatinkan selama berpuluh-puluh tahun.

Selama itu pula tidak pernah ada perhatian pemerintah. ‘’Jambatan ini sudah jalur teransportasi kami, baik untuk sekolah anak-anak kami dan lain sebagainya,” ungkap warga Dusun Peras, Amaq Kamar.

Sebenarnya, bukanya pemerintah tidak mengetahui hal tersebut. Bahkan jembatan tersebut setiap momen pemilihan dijadikan sebagai andalan untuk mencari simpati warga untuk bisa memilih pemimpin. Banyak janji yang telah diucapkan oleh sang penguasa namun janji tersebut tinggal janji yang tidak pernah terealisasi. ‘’Palingan dia sekedar ngukur aja tapi besok ndak kembali-kembali lagi,” cetus warga lainnya saat melihat Wabup L Pathul Bahri meninjau jembatan itu.

Ungkapan warga tersebut bukan tanpa alasan. Namun mereka jenuh dengan janji manis para pemangku kebijakan. Pemerintah dinilaainya tidak pernah peduli akan bagaimana nasib anak-anak sekolah yang ketika banjir dia harus menyebrang jambatan tersebut dengan berenang dan basah kuyup. ‘’Siapapun yang datang sudah biasa karena biasa gitu-gitu aja,” ungkap warga lainya.

Bahkan, warga sendiri hingga tidak mengenal pejabat mana yang datang saking banyaknya. Warga setempat tidak mau peduli siapapun yang datang asalkan jembatan tersebut bisa diperbaiki dengan baik tanpa harus swadaya dengan masyarakat untuk memperbaikinya setiap tahun.

Sementara Wakil Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri ketika meninjau jambatan yang berukuran panjang 35 meter dan kedalaman mencapai 7 meter tersebut, dirinya berjanji akan memperbaiki jambatan tersebut pada anggaran 2017. ‘’Insya Allah kita akan perbaiki pada tahun 2017 mendatang,” janjinya. (cr-met)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid