Warga Miskin Meningkat, Penerima Rastra Membengkak

Baiq Sri Hastuti

PRAYA-Jumlah kuota keluarga penerima manfaat (KPM) subsidi pangan beras sejahtera (rastra) terus  bertambah dari tahun ke tahun di Kabupaten Lombok Tengah.

Sesuai data terbaru dari Dinas Sosial Loteng, tahun ini jumlah KPM untuk rasta sebanyak 9.6375 jiwa. Sedangkan untuk tahun 2016 lalu sebanyak 9.4745 jiwa.  Sehingga, masyarakat yang menerima beras subsidi dari pemerintah di 2017 ini meningkat tajam. Kepala Dinas Sosial Loteng, Baiq Sri Hastuti menyatakan, peningkatan jumlah beras Rasta ini disebabkan meningkatnya angka kemiskinan di wilayah Loteng. 

Namun, kalau mengenai penyebab meningkatnya jumlah angka kemiskinan ini, pihaknya kurang tahu. Sebab yang melakukan pendataan adalah Badan Pusat Statistik (BPS). “Saya kurang tahu pasti penyebab meningkatnya kemiskinan ini.  Hanya saja, jika melihat angka sesuai dengan data. Memang menunjukkan adanya peningkatan pada penerima beras rastra,” ungkapnnya di ruangan kerjanya, kemarin (12/7).

Disinggung mengenai desa-desa yang sebelumnya mengeluh, akibat rasta yang diterima berkurang? Ia menyatakan, seharusnya itu sangat bagus. Artinya angka kemiskinan di wilayah tersebut berkurang. Tetapi masyarakat kebanyakan tidak mengetahui tentang itu. “Ada yang menerima jatah rastra naik dan berkurang setiap bulannya,” ucapnya.

Ia menjelaskan, penyaluran terhadap rastra ini dilakukan setiap bulannya.  Untuk satu keluarga mendapatkan sebanyak 15 kg dengan dibayar sejumlah Rp 1.600. Tujuan program ini, untuk mengurangi beban pengeluaran keluarga penerima manfaat (KPM) melalui pemenuhan sebagian kebutuhan terutama beras. “Program ini diharapkan mampu meningkatkan ketahanan pangan di tingkat KPM sekaligus sebagai mekanisme perlindungan sosial dan penanggulangan kemiskinan, meningkatan akses pangan baik secara fisik maupun secara ekonomi, dan stabilisasi harga beras di masyarakat,” jelasnya.

Ia menyatakan, penyaluran rastra ini bekerjasama dengan Bulog, sebelum disalurkan ke kelurahan pihaknya melakukan pengecekan. Serta dipantau, dievaluasi demi pelayanan distribusi yang senantiasa baik kepada masyarakat. Program rastra ini, lanjutnya merupakan program pemerintah yang sangat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat yang berpenghasilan rendah. “Di saat harga-harga barang termasuk beras merangkak naik, kesulitan ekonomi dan sulitnya mendapat penghasilan, maka rastra dapat menjadi solusi bagi masyarakat,” jelasnya. (jay/lpg)

BACA JUGA :  Bupati Suhaili Bikin Master Limbad Bicara