Warga Karang Pule dan Bebidas Nyaris Bentrok

MATARAM-Warga Lingkungan Bebidas Kelurahan Pagesangan Kecamatan Mataram nyaris bentrok dengan warga Kelurahan Karang Pule Kecamatan Sekarbela, Jum’at (24/2) sekitar pukul 13.45 Wita. Masalahnya sepele. Warga mendapat kabar pemukulan salah seorang warga Bebidas atas nama Atami oleh warga Karang Pule. Di Karang Pule sendiri beredar juga isu bahwa warga setempat, Suhaili, dipukul oleh warga Bebidas. Informasi yang simpang-siur ini menyebabkan kedua kelompok warga terlibat ketegangan hingga nyaris bentrok. Mereka memenuhi jalan membawa senjata tajam. Beruntung kondisi bisa dikendalikan oleh aparat keamanan gabungan polisi dan TNI.

Dari pantauan Radar Lombok, kedua kubu siap saling serang. Masing-masing membekali diri dengan senjata tajam seperti parang dan tombak. “Kami hanya berjaga-jaga untuk mengantisipasi adanya penyusup yang masuk ke lingkungan kami makanya kami mempersenjatai diri. Tapi melakukan penyerangan ke kampung sebelah, warga kami tidak pernah,”ungkap salah seorang warga.

[postingan number=3 tag=”bentrok”]

Sementara itu Kapolres Mataram AKBP Heri Prihanto langsung terjun ke lokasi untuk meredam amarah warga. Polres menerjunkan sekitar dua pleton aparat. Heri mengimbau kedua belah pihak untuk menahan emosi dan menyelesaikan permasalahan tersebut sesuai dengan hukum yang berlaku.” Kami minta agar warga tidak melakukan penyerangan agar kondusivitas tetap terjaga,” ungkapnya.

Ia menyampaikan bahwa kalau ada permasalahan di tengah warga agar melapor ke aparat kepolisian dan tidak main hakim sendiri. Sebab kalau hal tersebut terjadi maka semua akan rugi.”Kalau ada permasalahan agar melapor ke kami,” ungkapnya.

Kapolres awalnya mendatangi warga Karang Pule di masjid setempat. Selanjutnya Kapolres ke Lingkungan Bebidas. Di sini ia juga menyampaikan hal yang sama, mengingatkan warga untuk tidak terpancing.”Kami minta kepada aparat agar melakukan patroli agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” ungkap Amin selaku Kaling Bebidas.

Kasubag Humas Polres Mataram AKP I Made Arnawa menyampaikan bahwa kasus serupa pernah terjadi pada hari Rabu (22/2) dimana saat itu pemicunya perkelahian antar pemuda.(cr-met)

BACA JUGA :  Warga Geger Temukan Orang Terbenam Lumpur