Warga Kampung Melayu Bangsal Geger Penemuan Mayat

Geger Penemuan Mayat
PENEMUAN MAYAT: Tampak kondisi mayat yang ditemukan oleh warga Kampung Melayu Bangsal di pinggiran pantai, sebelum dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara.(IST FOR RADAR LOMBOK)

MATARAM—Warga Kampung Melayu Bangsal, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, digegerkan dengan penemuan sosok mayat, Sabtu (7/3). Mayat tersebut teridentifikasi bernama Sapri, 27 tahun, warga Lingkungan Jempong Barat, Kota  Mataram.

Kapolsek Ampenan, AKP M Nasrullah menjelaskan bahwa mayat tersebut, pertama kali ditemukan oleh anak kecil saat sedang bermain layangan di pinggiran pantai. “Jadi yang pertama kali menemukannya itu anak kecil bernama Rizki dan kawan-kawannya kelas dua SD. Ditemukan sekitar pukul 13.00 Wita,” ucapnya.

Saksi yang melihat mayat tersebut, kemudian segera memberitahukan warga sekitar. Dengan sekejap warga pun kemudian bergerak ke lokasi guna memastikan informasi tersebut. Sesampainya di sana, ternyata memang benar apa yang disampaikan saksi. Ada mayat dengan kondisi masih mengenakan pakaian lengkap. Mayat tersebut menggunakan kaos biru garis putih berlapis “hoodie” berwarna biru gelap, dengan lengan abu-abu panjang, dan celana sejenis jeans hitam berukuran tiga perempat.

Untuk kondisi jenazahnya, terdapat luka sobek di bagian dahi. Kemudian bibir bagian atas dan bawah terlihat lebam. Mereka kemudian memindahkan mayat tersebut ke sebuah berugak dekat lokasi.

Selanjutnya warga melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Tidak berlangsung lama, unit Reskrim bersama petugas SPKT dan tim Inafis Polresta Mataram mendatangi lokasi. “Sekitar pukul 13.45 Wita kami langsung mengevakuasi mayat ke Rumah Sakit Bhayangkara,” bebernya.

Untuk penyebab kematian korban, sejauh ini belum diketahui pasti. Sebab, petugas Rumah Sakit Bhayangkara hanya melakukan visum luar. “Pihak keluarga menolak dilakukan autopsy, sehingga penyebab kematian belum diketahui pasti,” ungkapnya.

Informasi dari pihak keluarga, korban adalah penderita gangguan jiwa yang sudah cukup lama dan pernah di rawat di Rumah Sakit Jiwa  (RSJ) Mutiara Sukma. “Keterangan keluarga begitu. Untuk itu, keluarga mengikhlaskan kepergian korban. Korban sudah dibawa pulang untuk dimakamkan,” ungkapnya. (der)