Warga Gelangsar Gotong Royong Membangun Bak Penampungan Air

AIR BERSIH: Warga Desa Gelangsar, bersama PMI dan IFRC membangun bak penampungan air bersih dari sungai diatas gunung untuk dilalirkan ke perkampungan. (ist for radarlombok.co.id)

GIRI MENANG-Palang Merah Indonesia (PMI) didukung The International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies (IFRC), membantu masyarakat terdampak gempa dua tahun lalu dalam mengakses air bersih.

Diantaranya yaitu membangun bak penampungan air bersih yang dibangun di 13 desa yang tersebar di pulau Lombok dan Sumbawa.

Salah satu penerima manfaat, Inaq Rusnan (40 tahun), warga Desa Gelangsar, Lombok Barat, mengatakan, sebelum adanya bak penampungan air, dia bersama warga yang lain mengambil air di sungai yang ada diatas gunung, yang jaraknya lumayan jauh dari rumah.

“Namun saat mendengar akan ada pembangunan bak penampung air, kami sangat antusias hingga pada saat proses pembangunannya kami para ibu-ibu bersama anak-anak juga ikut membantu dengan membawa material bangunan yang dibutuhkan menuju lokasi pemangunan bak tersebut,” katanya Rabu (27/1/2021).

Sementara Fakhri, Staff Wash IFRC menjelaskan, pihaknya bersama PMI menargetkan pembangunan sekitar 14 bak penampungan air, dan tiga lagi direhabilitasi.

“Untuk di Desa Gelangsar ini, alhamdulillah sudah selesai dibangun dan sudah digunakan oleh masyarakat,” jelasnya.

Proses pembangunannya lanjut Fakhri, memakan waktu sekitar hampir sebulan, terhitung sejak pembangunan fondasi hingga menggunakan pipa sepanjang kurang lebih 1500 meter, yang digunakan untuk mengaliri air dari bak menuju pemukiman masyarakat.

“Sebenarnya ini dapat diselesaikan dalam kurun waktu dua minggu saja. Namun dalam proses pengerjaannya kami terkendala cuaca yang kurang mendukung. Jadi proses penyelesaiannya lumayan cukup lama,” singkatnya. (gt)