Warga Diminta Laporkan Praktik Pungli

SIDAK : Sekda Kota Mataram H. Effendi Eko Saswito saat melakukan insepksi mendadak di kelurahan Cakra Barat kemarin (Sudir/Radar Lombok)

MATARAM – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Mataram H. Effendi Eko Saswito melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke beberapa pusat layanan publik. Dua kantor layanan publik tiba-tiba didatangi kemarin. Eko pertama kali mendatangi kantor Lurah Cakra Barat di Jalan Pejanggik serta mengecek proses pelayanan di kantor tersebut.

Di sini langsung memanggil Lurah Wayan Suwira serta melihat secara langsung proses pelayanan. Ia memberikan apresiasi adanya inovasi kelurahan, misalnya dengan membuat spanduk pelayanan gratis. “ Itu sudah buktinya, jadi masyarakat jangan mau bayar kalau tidak sesuai ketentuan. Semua pelayanan gratis. Kita minta warga sama-sama mencegah praktik Pungli (pungutan liar) di kantor-kantor pemerintah sesuai instruksi Presiden,” katanya.

Selain itu kata Eko, Pemkot akan menyiapkan sosialisasi layanan publik gratis untuk mewujudkan  komitmen yang kuat terhadap pemberantasan Pungli. “ Kita harus stop (Pungli). Kita sudah sampaikan ke pegawai untuk tidak coba-coba melakukan Pungli,” ungkapnya tegas.

Selama ini biasanya saat mengurus keperluan di kantor pemerintah, warga  memberikan “ imbalan “ kepada pegawai. Hal ini harus dibenahi.

Sekda didampingi Asisten III Hj. Baiq Evi Ghanevi melanjutkan Sidak ke kantor Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Mataram di Jalan Ahmad Yani Sayang-Sayang. Eko masuk ke salah satu ruang staf dan bertanya langsung ke pegawai soal layanan publik seperti pembuatan rekomendasi izin trayek, rekomendasi pendirian tower dan lain-lain. Pegawai memastikan semuanya gratis tanpa dipungut biaya.

Ia kembali menghimbau masyarakat untuk tidak memberikan sesuatu apapun bentuknya kepada pegawai. “ Nanti kita akan buka akses lebih luas melalui nomor pengaduan,  akan lebih diperketat,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala Dishubkominfo Kota Mataram H. Khalid mengatakan, untuk pelayanan publik semuanya tidak dikenakan biaya. Saat ini ada beberapa bagian pelayanan yang dibawah naungan Dishubkoimnfo Kota Mataram. “Kita pantau terus serta meminta warga untuk melapor kalau ada oknum yang meminta bayaran di luar ketentuan,” katanya. (dir)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid