Warga Desa Waringin Geger Penemuan Bayi

SELONG—Warga Desa Waringin dan sekitarnya di Kecamatan Suralaga, Lotim geger oleh penemuan bayi yang dibuang dengan digeletakkan begitu saja di teras rumah salah satu warga setempat, Kamis kemarin (23/6). Bayi berjenis kelamin laki-laki yang diperkirakan baru berumur tiga hari, seberat 3 kg ini ditemukan sekitar pukul 01.00 Wita oleh Miskiah, 40 tahun, warga RT 12 Dusun Kecego, Desa Waringin, Suralaga.

“Saya terbangun saat mendengar suara tangisan bayi, dan mengira itu tangis anak saudara saya, sehingga saya abaikan,” kata Miskiah pada Radar Lombok saat didatangi di rumahnya kemarin.

Namun karena menangis cukup lama, dia kemudian keluar kamar guna memastikan. Namun alangkah terkejutnya ketika dia melihat ada bayi malang yang tergeleak di teras rumahnya, dan tanpa alas.

“Saya mengintip melalui jendela, dengan membuka korden dan melihat anak malang ini tanpa alas, dengan hanya berbantalkan kain dan kepala menghadap selatan,” jelasnya.

Dia mengaku gemetar ketika menyaksikan pemandangan yang tidak biasa itu, sehingga kembali ke kamarnya, untuk membangunkan suaminya, M. Amin. Bayi malang yang tega dibuang ibu kandungnya itu hanya mengenakan baju dan pempers, serta topi beserta dot berisi susu formula ini kemudian diangkat oleh suaminya, kemudian dibersihkan, dan segera mengabarkan hal ini pada para tetangga, yang kemudian menjadi geger.

Banyak warga heran, bagaimana caranya bayi tersebut dibuang atau ditaruh pada teras rumah warga yang dikelilingi tembok dan pagar cukup tinggi, serta gerbangnya terkunci.

Sementara itu, Ernawati Dewi yang mengaku akan menjadi calon ibu pengasuh bagi sang bayi menyatakan akan memelihara anak malang ini, serta mendidiknya hingga menjadi anak yang shaleh dan berguna di masa mendatang. Ibu satu putri ini mengaku sudah bertekad bulat bersama suaminya untuk mengadopsi anak tersebut dan mengangkatnya sebagai anaknya. Sehingga anak tersebut langsung diambil dan rawat seperti anaknya sendiri. “Bahkan kami telah memberinya nama M. Rizki Ramadhan, sesuai nama yang disarankan Pak Polisi,” kata Nurulain, suami dari Ernawati.

Pihaknya juga mengaku telah membeli segala perlengkapan untuk kebutuhan tasyakuran atas pengangkatan bayi itu sebagai anaknya sore kemarin.

Sementara itu, beberapa warga lainnya berharap pihak Kepolisian segera menemukan pelaku pembuangan bayi malang tersebut, serta menghukumnya akibat telah menelantarkan dan membuang anaknya. “Sepertinya ini dilakukan oleh warga luar kampung atau desa. Pasalnya, sepengetahuan kami tidak ada orang hamil didesanya yang tidak diketahui oleh kader atau petugas,” kata Inaq War, salah satu warga. (lal)

BACA JUGA :  Bayi Ditemukan Tewas di Saluran Air
Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Berita sebelumyaGaji Tenaga Kesehatan Segera Dibayarkan
Berita berikutnyaIkan Lebih Diminati Ketimbang Daging