Warga Berebut Daging Kurban

Warga Berebut Daging Kurban
PEMBAGIAN: Panitia kurban membagikan daging hewan ke warga yang membawa kupon. (Sudir/Radar Lombok)

MATARAM — Pembagian daging hewan kurban di halaman Kantor Wali Kota Mataram, Minggu kemarin (11/8), diwarnai protes warga. Puluhan warga yang tidak mendapat kupon daging kurban berdesak-desakan di depan gerbang  meminta jatah. Tapi panitia tetap menghalau, karena tidak dapat menunjukan kupon yang sudah dibagi panitia.

Warga beberapa kali memaksa Satpol PP yang bertugas membuka gerbang. Namun aksi warga tidak membuahkan hasil, petugas hanya membagi warga yang memegang kupon.  Sementara warga yang tergolong lanjut usia (lansia) tampak kukuh memegang jeruji gerbang.

Salah satu warga Papuk Nurhidayah asal Gomong mengaku, tidak pernah mendapatkan kupon daging. Akhirnya ia setiap tahun harus datang dan berdiri di depan gerbang kantor Wali Kota Mataram.

‘’Saya tidak pernah dapat, makanya saya datang. Tunggu sampai berjam-jam. Tidak dapat juga,’’ kesalnya, kepada Radar Lombok, Minggu kemarin, (11/8).

Kupon yang dibagian panitia kurban yakni hanya 300 lembar. Kupon ini dibagi rata dengan perwakilan dari masing-masing kelurahan dan dijatah untuk lansia dan anak yatim piatu.

Papuk Nurhidayah tidak sendiri. Ia bernasip sama dengan Inak Nurisah asal Rembige. Ia datang sejak pagi usai salat Idul Adha. Tapi sayang tidak dapat kebagian karena panitia beralasan pembagian sesuai dengan kupon.

‘’Setiap tahun selalu begini, tidak adil. Kita selalu tidak pernah dapat kupon di kampung meski sudah lansia,’’ keluhnya.

Tahun ini Pemkot Mataram menyediakan 19 ekor sapi dan 39 kambing. Hewan-hewan kurban ini dibagi ke semua pengguna kupon.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahtraan Rakyat Setda Pemkot Mataram, Fatoni Aspriandi mengatakan, belasan ekor sapi yang ada sudah disebar ke masing-masing kecamatan dan OPD yang memiliki petugas lapangan. Sementara 39 ekor kambing sudah disebar ke masing-masing masjid dan musalla dan hewan kurban yang disiapkan di kantor walikota Mataram yaitu sebanyak tiga ekor.

Tahun ini permintaan hewan kurban yang diajukan masyarakat kepada Pemkot Mataram cukup banyak. Sehingga hewan kurban yang terkumpul lebih banyak didistribusikan kepada masyarakat.

Dikatakan Fatoni, panitia hewan kurban sudah melakukan antisipasi kericuhan jika ada masyarakat yang tidak dapat kupon. Jika masih ada stok daging kurban yang belum dibagi, panitia akan membagikannya kepada masyarakat yang tidak mendapatkan kupon.

‘’Kupon yang disebar ini hanya kepada masyarakat yang ada di kawasan kantor Walikota Mataram,’’ singkatnya. (dir)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid