Wamen BUMN Boyong Belasan Investor ke KEK Mandalika

Boyong Investor Mandalika
SUNSET : Gubernur NTB Dr H Zulkieflimansyah bersama Wamen BUMN Kartika Wirjoatmodjo, Dirut Bank Mandiri Royke Tumilaar, Direktur Bank Mandiri Alexandra Askandar W menikmati suasana sunset (matahari terbenam) di atas Bukit Merese, Mandalika.

PRAYA – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok Tengah sedang menjadi magnet investasi bagi para investor dari berbagai penjuru, baik pengusaha nasional maupun internasional. Pasalnya, penggemar olahraga adu balap roda dua dari seluruh dunia bakal menyoroti KEK Mandalika setelah resmi ditunjuk menjadi tuan rumah salah satu seri MotoGP 2021 mendatang. Untuk itu promosi KEK Mandalika sebagai surga investasi bagi pengusaha gencar dilakukan tidak hanya oleh jajaran manajemen PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) sebagai pengelola. Tapi juga Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk bisa menghadirkan para investor di bumi Mandalika.

Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, Selasa (17/12) memboyong belasan calon investor pengusaha nasional dan internasional untuk melihat lebih dekat keindahan alam Mandalika serta kesiapan perhelatan MotoGP 2021. Selain itu, mereka juga diajak menikmati keindahan panorama alam dari Bukit Merese untuk menikmati sunset (matahari terbenam) dan merasakan sensasi makan malam (dinner) di bukit Merese. Hadir juga dalam kesempatan tersebut, Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah, Dirut PT ITDC Abdulbar M Mansoer, Direktur Utama Bank Mandiri Royke Tumilaar, Direktur Corporate Banking Bank Mandiri Alexandra Askandar.

Menurut Tiko, panggilan akrab Kartika Wirjoatmodjo, Kementerian BUMN fokus membangun lima destinasi prioritas, seperti Labuan Bajo, Danau Toba, Brobudur, Manado dan Mandalika pada 2020 mendatang infrastrukturnya sudah siap. Dari lima destinasi prioritas tersebut, Tiko menyebut KEK Mandalika yang sudah paling siap. Makanya, Kementerian BUMN berinisiatif memboyong belasan pengusaha untuk bisa berinvestasi di Mandalika. “Mandalika yang paling siap, makanya saya memulai kunjungan ini dari Mandalika membawa ikut serta belasan pengusaha,” kata Tiko di sela-sela welcome dinner di Bukit Merese, Selasa malam (17/12).

KEK Mandalika
MENIKMATI SUASANA : Wamen BUMN Kartika Wirjoatmodjo, Dirut Bank Mandiri Royke Tumilaar, Direktur Bank Mandiri Alexandra Askandar W, Dirut PT ITDC Abdulbar M Mansoer menikmati suasana sunset (matahari terbenam) di atas Bukit Merese, Mandalika. Selasa sore (17/12).

Mantan Dirut Bank Mandiri ini mengaku jika sudah mengikuti perkembangan KEK Mandalika sejak 2017 silam. Menurutnya, kehadiran para investor tersebut akan dapat mengenalkan, sekaligus mengembalikan reputasi KEK Mandalika destinasi wisata alam potensial, yang didukung oleh pemerintah dan masyarakat setempat. Dengan dukungan tersebut, investor dan wisatawan akan merasa nyaman serta kerasan saat menghabiskan waktu dan menanamkan investasi mereka di wilayah unggulan di Lombok Tengah itu.

Tiko juga memastikan kesiapan KEK Mandalika menerima investasi dan menggelar perhelatan MotoGP 2021. Dia meminta pengusaha untuk tidak perlu khawatir untuk menanamkan modalnya di KEK Mandalika, karena pemerintah telah berinvestasi sangat besar terlebih dahulu, mulai untuk ketersediaan infrastruktur dasar, air bersih, jalan, listrik dan lainnya. Dengan demikian, pengusaha (investor) tidak perlu lagi repot terkait masalah izin, tanah dan infrastruktur dasar pendukung lainnya.

Dia juga optimis, komitmen pemerintah dan masyarakat serta pemangku kepentingan lainnya akan dapat memastikan kesiapan KEK Mandalika dalam waktu singkat. Harapannya, seluruh infrastruktur akan siap dalam waktu lima tahun. Dia juga meyakinkan pengusaha bahwqa investasi di KEK Mandalika akan mendatangkan keuntungan besar, antara lain melalui promosi di dunia internasional. Karena, gelaran MotoGP akan ditonton di layar televisi oleh lebih dari 145 juta masyarakat di seluruh dunia yang menjadi ajang promosi dan nilai tambah KEK Mandalika ke depannya.

Di samping itu, Bank Mandiri selaku bank BUMN juga telah memberikan komitmen untuk ikut mendukung pengusaha dalam menjalankan investasinya di KEK Mandalika. Bank Mandiri sudah menyiapkan berbagai infrastruktur pembiayaan di Mandalika untuk mendukung kemajuan industry pariwisata di KEK Mandalika sebagai destinasi prioritas nasional. “Adanya MotoGP akan memiliki dampak luar biasa terhadap pengembagan KEK Mandalika,” ucapnya.

Sementara itu Gubernur NTB Dr H Zulkieflimansyah memastikan akan memberikan kemudahan bagi investor yang menanamkan investasi (modalnya) di NTB. Pemerintah Daerah juga memastikan sebagai daerah yang friendly terhadap investor dan tourism. “Kami akan melakukan apa saja untuk memastikan investor nyaman dan tidak ada kesulitan. Kalau ada kesulitan perizinan, segera kasih tahu kami. Kalau ada staf yang melakukan tidak pada tempatnya, kami 24 jam siap melayani investor dan segera informasikan kepada kami,” tegas Gubernur.

Sedangkan Dirut PT ITDC Abdulbar M Mansoer menjelaskan KEK Mandalika memiliki luas lahan mencapai 1.200 hektar (ha) yang artinya empat kali luas kawasan Nusa Dua Bali. ITDC juga memberikan kemudahan bagi investor untuk berinvestasi yang ada di delapan lahan bisa dimasuki, mulai dari kawasan barat hingga tengah dan timur. Selain itu, berbagai infrastruktur juga sudah, sehingga investor tidak perlu lagi repot. “Investor juga bisa dapat Hak Guna Bangunan (HGB) sekaligus Hak Pengelolaan Lahan (HPL) di KEK Mandalika. Perizinan juga di permudah dan berbagai kelebihan lainnya,” bebernya. (luk)