Wali Kota: Disuntik Vaksin, Siapa Takut

H Ahyar Abduh (ALI/RADAR LOMBOK)

MATARAM—Wali Kota Mataram, H Ahyar Abduh menyambut positif datangnya vaksin Covid-19 dari pemerintah pusat. Sebanyak 28.760 dosis vaksin Sinovac sudah tiba di Mataram sejak beberapa waktu lalu, untuk selanjutnya disebarkan ke kabupaten/kota di NTB. Termasuk juga jatah untuk Kota Mataram.

Selain untuk tenaga kesehatan (nakes) dan petugas keamanan. Vaksin Covid-19 ini untuk tahap awal juga disiapkan bagi para kepala daerah. Bak gayung bersambut, Ahyar Abduh memastikan kesiapannya untuk menerima vaksin Covid-19. “Iya kita siap saja. Siapa takut,” tegasnya di Mataram, kemarin (7/1).

Kendati demikian, permintaan atau pemberitahuan untuk kepala daerah yang akan menerima vaksin. Menurut Ahyar, permintaan tersebut belum diterima sampai saat ini. “Ini masih saya tunggu,” katanya.

Wali Kota layaknya antusias untuk menerima vaksin Covid-19. Ia pun menepis usianya sudah 60 tahun dan tidak berhak menerima vaksin. “Saya belum (60 tahun). Nanti bulan Oktober baru saya 60 tahun. Kalau mau hitung-hitungan kan umurnya segitu,” ungkapnya.

Sesuai informasi tentang mekanisme penerimaan vaksin. Kepala daerah penerima vaksin akan langsung dihubungi melalui pesan singkat dari pemerintah pusat. Jika memang dikirimi pesan, Ahyar mengaku siap membalas untuk disuntikkan vaksin. “Saya jawab iya. Kita siap bersama masyarakat. Janganlah menolak, Bismillah sudah,” jelasnya.

Kepada Nakes maupun masyarakat, jika nantinya diharuskan menerima vaksin, diimbau untuk tidak menolak. Karena hal tersebut sudah menjadi keputusan pemerintah. Tapi sebelumnya, sosialisasi segera diberikan kepada masyarakat. “Kita akan sosialisasikan agar warga kita mau disuntik vaksin,” katanya.

Pemberian vaksin disebutnya sangat penting. Tapi masyarakat butuh keyakinan tentang manfaat vaksin Covid-19. “Pemerintah juga menyatakan pejabat. Mau itu menteri atau siapa akan disuntik vaksin. Itu bisa memberikan keyakinan maupun motivasi kepada masyarakat untuk mau divaksin. Termasuk kita di daerah, kepala daerahnya juga harus siap,” terangnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram, H Usman Hadi menyampaikan, dari 28.760 dosis vaksin Covid-19 untuk NTB di tahap pertama. Kota Mataram belum mengetahui jatah yang akan diberikan oleh Dinas Kesehatan Provinsi NTB. Vaksin tersebut kini ditunggu untuk diberikan kepada tenaga kesehatan (Nakes) sesuai dengan yang direncanakan. “Ini kan yang datang kemarin itu untuk jatah seluruh kabupaten/kota di NTB. Kita di Kota Mataram belum tahu berapa jumlahnya untuk kita,” katanya.

Untuk di Kota Mataram, setelah didistribusikan langsung dilaksanakan di puskesmas. Kota Mataram bersyukur dengan wilayahnya yang tidak begitu luas. Pendistribusiannya cukup mudah dan tidak jauh. “Puskesmas kita sudah ada. Tinggal kita distribusikan saja. Fasilitasnya juga sudah siap,” ungkapnya. (gal)