Wali Kelas Diminta Aktif Data Siswa Miskin

MATARAM—Banyaknya bantuan pendidikan yang digelontorkan oleh pemerintah membuat pihak sekolah harus berperan aktif. Salah satunya lewat wali kelas.

Kabid Pendidikan Menengah (Dikmen) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kota Mataram, HL Abdul Hamid mengatakan, tujuan dari pendataan tersebut yakni agar mengetahui pasti jumlah siswa miskin. Pendataan ini terkait dengan bantuan pendidikan yang disalurkan lewat Kartu Indonesia Pintar (KIP).

“Itu tujuan kita meminta wali kelas agar mendata aktif siswa yang miskin,” ungkapnya, Senin (15/8).

Pendataan yang dilakukan, sambungnya, memiliki hajat besar yakni mencegah terjadinya angka putus sekolah. Anak usia sekolah antara 1-18 tahun dipastikan harus dapat mengenyam pendidikan.

Selama ini, sambungnya, media informasi terkait bantuan pendidikan pemerintah sangat minim. Tak heran jika sedikit sekolah yang mengetahui adanya bantuan tersebut. Imbasnya, pendataan terhadap siswa miskin sediit terlambat.

Tak hanya sekedar mendata, wali kelas dan pihak sekolah bila perlu diminta terjun langsung melihat kondisi ekonomi siswa. Cara ini diyakini efektif terhadap bantuan yang diberikan dengan sasaran yang tepat. “Guru jangan sampai subyektif memberikan data dan mengabaikan fakta di lapangan,” tandasnya. (cr-rie)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid