Wagub Canangkan Gerakan Tanam 1 Juta Pohon di Destinasi

TANJUNG—Ada yang luar biasa pada pelaksanaan Festival Pesona Gili Indah 2016 yang berlangsung di Gili Trawangan, 5 – 6 November 2016. Bagaimana tidak, kalau hari pertama kegiatan (5/11) dihadiri langsung Gubernur NTB, TGH M Zaenul Majdi, yang bahkan mengikuti rangkaian kegiatan, Lomba Lari Colour Run 10K, dan sempat beradu ketangkasan Peresean dengan Bupati KLU, H. Najmul Ahyar.

Maka hari kedua pelaksanaan, Minggu kemarin (6/11), giliran Wakil Gubernur NTB, H. Muhammad Amin, yang datang ke Gili Trawangan untuk melakukan pencanangan Gerakan Tanam 1 Juta Pohon di Destinasi Wisata se NTB.

Kegiatan sendiri diawali pelepasan para peserta clean up beach (aksi bersih pantai) Gili Trawangan, yang dilakukan oleh para siswa sekolah dasar (SD), masyarakat, dan pengusaha wisata di Gili Trawangan. Kegiatan aksi bersih pantai ini juga dilaksanakan serentak di dua Gili lainnya, Gili Meno dan Gili Air.

“Mengembangkan sektor kepariwisataan itu tidak bisa dipisahkan dari pelestarian lingkungan. Sehingga gerakan penanaman bibit pohon di seluruh destinasi wisata di NTB, yang pencanangannya dimulai hari ini (kemarin red) di Gili Trawangan, tentu sangat bagus sekali,” kata Wagub NTB, H. Muhammad Amin, yang pada kesempatan itu juga didampingi Kepala Disbudpar NTB, HL Moh. Faozal, dan sejumlah pejabat KLU.

Menanam bibit pohon hari ini sambung Wagub, merupakan investasi masa depan bagi generasi mendatang. “Seperti kita ketahui bersama, untuk pohon setinggi sekitar 5 meteran, paling tidak butuh waktu hingga puluhan tahun. Karena itu jangan dirusak. Lebih baik sekarang kita menanam, untuk kebaikan masa depan,” ujar Wagub bijak.

Sementara Kepala Disbudpar NTB, HL Moh. Faozal, sebelumnya menyampaikan bahwa Gerakan Menanam 1 Juta Pohon di Destinasi Wisata NTB ini akan dilakukan secara bertahap, menyesuaikan dengan kondisi cuaca, dan jenis pohon yang sesuai untuk masing-masing destinasi.

“Menanam pohon di Lombok, tentu berbeda kalau kita menanam di Sumbawa. Karena bulan ini sudah mulai masuk musim hujan di Lombok, maka untuk gerakan pertama kita melaksanakan aksi penanaman bibit pohon di kawasan Tiga Gili, yang dimulai secara resmi di Gili Trawangan. Sedangkan untuk yang di Pulau Sumbawa, kemungkinan kita lakukan pada akhir tahun atau awal tahun ketika musim hujan telah tiba,” jelas Faozal.

Khusus untuk kawasan Tiga Gili sambung Kadisbudpar, ada 1000 bibit pohon bunga flamboyan yang akan ditanam, dimana untuk Gili Trawangan ada 400 bibit pohon, Gili Meno 300 bibit, dan Gili Air sebanyak 300 bibit. “Untuk pengadaan bibit pohon bunga flamboyan ini, kita juga bekerjasama dengan Dinas Kehutanan NTB, dan juga pemberdayaan komunitas,” urai Faozal.

Terpenting lanjutnya, Gerakan Penanaman 1 Juta Bibit Pohon di Destinasi Wisata ini bukan hanya soal menanam saja, namun bagaimana memelihara dan merawat, sehingga bisa tumbuh subur, itu yang utama. “Untuk biaya pemeliharaan itu, kami akan anggarkan pada tahun 2017 mendatang. Selain itu, kita juga akan meminta partisipasi aktif dari masyarakat, yang memiliki usaha atau berdiam dekat dengan lokasi penanaman bibit, agar mau menjaga, merawat dan memelihara agar bibit yang ditanam bisa tumbuh besar,” pungkas Faozal. (gt)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid