Wacana Pengalihan Kapal Cepat Tetap Berlangsung

Ilustrasi Kapal Cepat

TANJUNG – Wakil Bupati Lombok Utara Sarifudin menegaskan, rencana  pengalihan kapal cepat dari Bali tujuan tiga gili telah bulat dilakukan. Untuk membulatkan tekad itu, pihaknya saat ini tengah mencari formulasi terkait wacana tersebut.

"Kami juga sudah bertemu langsung dengan Asosiasi Kapal Cepat Indonesia (Akacindo) beberapa hari lalu membicarakan perihal ini. Mereka datang ingin mendengar langsung dari pemerintah daerah kebenaran rencana ini. Karena kabar pengalihan ini sudah santer,” ungkapnyan kemarin.

Pemkab memang akan mengarah ke hal tersebut yakni tidak memperbolehkan kapal cepat langsung ke tiga gili. Tetapi harus melalui pelabuhan yang ada yakni Teluk Nare maupun Bangsal. "Pengaturan ini untuk menertibkan wisatawan yang datang dan memaksimalkan PAD,” tandasnya.

Menurutnya, kemungkinan pihak kapal cepat selama ini sudah nyaman dengan rute langsung tersebut. Namun rute langsung itu selama ini tidak memberikan pemasukan bagi daerah. Selain itu, rencana ini juga untuk mencegah hal-hal negatif berkembang di tiga gili seperti peredaran narkoba. Karena selama ini arus masuk dan keluarnya wisatawan yang menggunakan kapal cepat tidak bisa dipantau maksimal. "Sumbangsih ke daerah sangat kecil. Meskipun mereka mengaku sudah setor tetapi kami tidak tahu kemana. Kami ingin dihargai juga,” katanya.

Sejauh ini, Pemkab belum bisa memastikan akan kemana kapal cepat ini dialihkan. Apakah akan ke Bangsal atau Teluk Nare untuk transit. ”Yang jelas kita akan tertibkan. Mau tidak mau harus diikuti siapa saja,” pungkasnya. (flo)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid