Wabup Nursiah dan Keluarga Terpapar Covid-19

HM NURSIAH (M HAERUDDIN/RADAR LOMBOK)

PRAYAPenyebaran Covid-19 di Lombok Tengah masih terus terjadi. Bahkan Wakil Bupati Lombok Tengah, HM Nursiah bersama istri dan putrinya dinyatakan positif Covid-19. Orang nomor dua di Loteng ini dinyatakan positif setelah menjalani tes swab pada Rabu, (31/3) lalu.

Kabag Humas dan Protokol Setda Lombok Tengah,  H Lalu Herdan ketika dikonfirmasi tidak menafikan bahwa Wabup Covid-19. Bahkan dari hasil tracing kontak bahwa anak dan istrinya juga dinyatakan positif. “Ya benar sekarang beliau sedang menjalani observasi karena ada gejala. Ibu dan putri beliau juga terkonfirmasi positif Covid-19,” ungkap Lalu Herdan, Senin (5/4).

Hal yang sama disampaikan dr Yudha Permana, tim dokter yang menangani kesehatan Wabup Nursiah. Awalnya, Nursiah positif Covid-19 dengan gejala ringan. Namun setelah melaksanakan isolasi mandiri di kediamannya di Desa Batujai, Kecamatan Praya Barat dan pemantauan tim dokter, Nursiah mengalami sedikit penurunan kondisi kesehatan. “Karena mengalami sedikit penurunan kondisi kesehatan, wabup bersama istri dan putrinya Sabtu sore (3/4) masuk ke RSUD Praya dan kita berikan ruangan isolasi khusus. Kita berikan penanganan yang lebih intensif, pemeriksaan lab dan darah. Tetapi Minggu pagi kondisi beliau menurun dengan gejala sedang, deman, sesak napas, napas cepat, energi menurun, bahkan saturasi oksigen sempat turun ke 90,” terang Yudha.

BACA JUGA :  Kades Cup Penujak Berujung Panas

Karena keterbatasan alat kesehatan dan obat khusus Covid-19 di RSUD Praya, tambah Yudha, maka atas persetujuan keluarga kemudian petugas merujuk wabup untuk menjalani perawatan ke RSU Provinsi. Begitu pula dengan istrinya ikut dirujuk untuk menjaga suaminya sambil menjalni perawatan maksimal. “Sementara putri beliau masih menjalani perawatan di RSUD Praya. Karena mengalami gejala sedang,” tegasnya.

BACA JUGA :  Pemkab Loteng Diminta Siapkan Lahan Pengganti

Yudha kembali mengingatkan, Covid-19 ini tidak bisa disepelekan karena virus ini bisa menyerang siapa saja. Untuk itu, pihaknya mengingatkan dan meminta kepada masyarakat untuk tidak abai dan selalu disiplin menjalankan protokol kesehan Covid-19. “Untuk itu dalam kesempatan ini mari kita sama-sama saling mengingatkan untuk tetap menjaga dan saling melindungi dengan disiplin melaksanakan prokes Covid-19,” imbaunya. (met)