Wabup Minta Proyek Fisik Segera Direalisasikan

ULP : Kantor ULP tampak tidak terlalu dalam pelelangan paket. Karenanya, SKPD diminta segera memasukan dokumen pelelangan (HERY MAHARDIKA/RADAR LOMBOK)

TANJUNG – Telah masuknya pertengahan tahun sampai saat ini belum satupun paket-paket proyek skala besar atau ditender yang sudah mulai dikerjakan. Justru paket-paket proyek ini masih nongkrong di Unit Layanan Pelelangan (ULP).

Oleh karena itu, agar kejadian tahun kemarin tidak berulang kembali para SKPD teknis diminta harus bisa bekerja cepat untuk merealisasikan proyek fisik tersebut. “Saya menekankan kepada SKPD teknis yang memiliki paket proyek untuk segera menyelesaikan tender, agar pekerjaan fisik skala besar ini sudah bisa mulai dikerjakan,” tegas Wakil Bupati Lombok Utara Syarifudin di ruang kerjanya, Senin (29/5).

Apabila dalam jangka waktu satu atau dua bulan ini tidak bisa dikejar maka akan berimbas terhadap pembahasan APBD Perubahan. Didalam pembahasan nanti tentu akan berimbas juga terhadap pengurangan-pengurangan anggaran di paket-paket tersebut. “SKPD harus bekerja cepat, karena ini program-program yang ditunggu masyarakat,” pintanya.

Jika dalam proses pekerjaan dilakukan kebut yang kemudian tidak diimbagi dengan kualitas pekerjaan, maka ia akan mengajak pihak Kejaksaan untuk turun ke lokasi proyek seperti tahun kemarin. “Siap-siap saja saya akan turun mengajak Kejaksaan untuk meninjau lokasi proyek, dan saya akan buktikan langsung dengan mencangkulnya,” katanya.

Sementara itu, Kabag Pembangunan Setda Lombok Utara Faisol menerangkan, jumlah paket proyek yang sudah masuk sampai saat ini ada 30 paket. Jumlah paket fisik ini kebanyakan dari Dinas PUPR. “Di ULP sendiri tidak ada persoalan, yang sering menghambat di server di LPSE ini,” terangnya.

Menurutnya, dengan banyak pekerjaan fisik dengan nilai skala besar seharusnya dengan waktu jangka bulan sudah selesai ditender, sehingga bisa langsung dikerjakan. (flo)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid