Wabup : Jalan Banyu Urip Diperbaiki Tahun Ini

RUSAK: Kondisi jalan Desa Banyu Urip yang rusak (FAHMY/RADAR LOMBOK)

GIRI MENANG – Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Sumiatun mengaku sudah dapat laporan terkait jalan rusak di Desa Banyu Urip. Saat dikonfirmasi, Wabup mengatakan kalau jalan tersebut sudah masuk dalam usulan dan diprioritaskan diperbaiki tahun ini.

“Itu sudah masuk usulan dan masuk program perbaikan untuk tahun ini,” kata Wabup. Ia mengatakan, usulan perbaikan untuk jalan itu sudah masuk dan diharapkan tidak ada kendala di tengah jalan sehingga anggaran yang sudah dialokasikan bisa terealisasikan tahun ini.

“ Mudahan tidak ada kendala, anggaran tersedia tentu akan dilakukan perbaikan tahun ini,” tegasnya. Sementara itu Camat Gerung, Mulyadi, mengatakan, tahun ini ada beberapa titik perbaikan jalan yang masuk dalam program tahun 2023. Salah satu titik usulan perbaikan jalan yaitu jalan Desa Tempos – Banyu Urip.” Sudah masuk dalam program tahun ini, ada tiga titik lokasi perbaikan jalan tahun ini di Kecamatan Gerung,” katanya.

Baca Juga :  PTSL Rentan Pungli, Kejaksaan Beri Atensi

Selain jalan yang ada di Desa Tempos, jalan yang rusak yang sudah masuk program tahun 2023 perbaikan yakni jalan di Desa Kebon Ayu. “Perbaikan jalan di Desa Kebon Ayu juga sudah masuk,” katanya.
Sebelumnya, warga Desa Banyu Urip Kecamatan Gerung mengeluhkan kondisi jalan mereka yang rusak parah. Jalan dipenuhi lubang dan saat musim hujan ini jadi kubangan air dan membahayakan pengendara.

Baca Juga :  Ruang Kelas Satap di Giri Sasak Terbakar

Mahsun, salah seorang warga setempat menyebut kondisi jalan sudah lama rusak. Jalan pernahdiperbaiki tahun 2018.”Sudah  dua tahun lebih rusak, sekarang sudah semakin parah rusaknya,” ungkapnya.

Sejak itu belum ada perbaikan hingga saat sekarang ini. Warga berharap jalan ini bisa segera diperbaiki karena jalan ini merupakan akses masyarakat menuju
pusat pemerintahan kantor Bupati Lombok Barat dan daerah yang terdekat dengan pendidikan. “ Ini jalan yang paling dekat kalau mau ke kantor Bupati atau
jalan anak ke sekolah maupun dengan tujuan yang lainnya,” ungkapnya. (ami)

Komentar Anda