Wabup Danny Mandi Safar di Meno, Najmul di Trawangan

MERIAH: Antusias warga gili melakukan mandi safar. Tampak Wakil Bupati KLU Danny hadir di Gili Meno. Sementara Najmul Akyar hadir di Gili Trawangan.(IST FOR RADAR LOMBOK)

TANJUNG – Warga Gili Meno, Desa Gili Indah, Kecamatan Pemenang antusias melakukan tradisi mandi safar pada Rabu (6/10) kemarin. Bahkan Wakil Bupati KLU Danny Karter Febrianto Ridawan ikut memeriahkan.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata KLU Ainal Yakin menyambut baik mandi safar ini. Ia mengaku, pada Oktober ini, selain mandi safar juga akan ada event di KLU, yakni HK Endurance Challenge, Merowah Banggaran, Menyunat, Ngasuh Gumi, dan yang terakhir Maulid Adat Bayan. Enam event ini diselenggarakan di lokasi berbeda sehingga bisa menarik minat wisatawan.

“Ini pertanda awal supaya bisa longgar. Sepanjang Oktober ini banyak kegiatan yang kami selenggarakan salah satunya mandi safar. Memang tidak bisa langsung (membuka pariwisata) tetapi ini langkah awal,” jelasnya.

Melalui event pariwisata diharapkan dapat menjadi pintu gerbang kembalinya pengunjung berwisata ke kawasan Gili. “Semoga ini menjadi titik awal untuk ramainya tamu yang berkunjung,” katanya.

Baca Juga :  Jadi Hadiah Tahun 2019, Lahan Rumah Zohri Ternyata Masih Berstatus Aset Daerah

Sementara itu, Wakil Bupati KLU Danny Karter Febrianto mengungkapkan, antusias warga sangat tinggi dalam penyelenggaraan mandi safar kali ini. Apalagi dua tahun terakhir, pariwisata terpuruk akibat covid-19. “Kunci daripada pemulihan ekonomi ini bagaimana kita bisa menanggulangi penyebaran covid. Langkah dan upaya sudah kami lakukan. Setelah itu kita harapkan bisa membuka sektor pariwisata dan memulihkan ekonomi,” ungkapnya.

Terlebih dalam waktu dekat ada event World Superbike (WSBK) di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, maka KLU sebagai daerah penyangga tentu fokus bagaimana menarik wisatawan.

Dan adanya mandi safar ini merupakan langkah pertama guna kembali membuka pariwisata. Sehingga ke depan wisatawan bisa mengunjungi daerah secara nyaman dan aman. “Semua kita harus mempersiapkan diri. Memanfaatkan momen itu untuk kebangkitan pariwisata Lombok Utara,” ujarnya.

Baca Juga :  Mantan Sekdes Sesait Didakwa Rugikan Negara Rp 1 Miliar

Tidak hanya itu, masyarakat Gili Trawangan juga memeriahkan mandi safar dengan melaksanakan zikir bersama di pinggir pantai, yang diisi pengajian dengan menghadirkan mantan Bupati KLU Najmul Akhyar. Setelah zikir, lalu dilanjutkan dengan mandi safar bersama warga. “Mari kita tetap memupuk semangat, dan jangan pernah putus asa atas musibah yang terjadi saat ini,” ucap mantan Bupati KLU ini.

Ia berharap dengan mandi safar dapat memikat kembali kunjungan wisatawan di gili, apalagiĀ  dalam waktu dekat ada gelaran WSBK November 2021 dan MotoGP Maret 2022 di Sirkuit Mandalika. (flo)