Viral Potongan Video Hina Makam, Ini Klarifikasi Ustadz Mizan Qudsiah, LC, MA

Tangkapan layar video ceramah Ustadz Mizan Qudsiah, LC, MA yang tengah viral. (IST/RADAR LOMBOK)

MATARAM–Awal tahun 2022, atau tepatnya Sabtu (1/1/2022). masyarakat Lombok dihebohkan dengan potongan video viral Ustadz Mizan Qudsiah, LC, MA.

Dalam potongan video berdurasi 19 detik itu, Ustadz Mizan Qudsiah, LC, MA mengatakan, “…Makam Selaparang, Bintaro, Sekarbela, Loang Baloq, Ali Batu, Batu Layar, kuburan tain acong, keramat tain acong…,”.

Penelurusan Radar Lombok, full video itu bisa ditonton di channel YouTube “Surabaya Mengaji” dengan judul “Wisata Religi Ke Kuburan – Ustad Mizan Qudsiah, MA” . Potongan video itu tepat di menit ke 30.50. Dan video itu ternyata diunggah setahun lalu dengan streaming.

Sontak potongan video viral ini membuat resah masyarakat. Bahkan banyak yang mengecam. Lalu seperti apa kejadian sebenarnya? Berikut klarifikasi lengkap oleh Ustadz Mizan Qudsiah, LC, MA di channel MQH TV, Sabtu malam (1/1/2022).

“Kita niki sedang mendapat ujian dan difitnah, sedang ramai sekarang niki. Maka perlu kita klarifikasi kepada seluruh jamaah masyarakat Lombok, NTB dan semisalnya, ya.

BACA JUGA :  Puluhan Ribu Warga Lombok Timur Demo Ustad Mizan Qudsiyah

Pertama terjadi pemotongan video, ya. Terjadi pemotongan video, video pengajian di Dasan Bantet tahun 2020. Ketika kita menyebutkan ya, dulu kita ziarah ke beberapa kuburan dan makam, lalu kita sebut ya, salah satunya disebut yaitu tentang ada salah satu makam yang namanya apa kan aneh kita dengar, ya, itu yang dipotong, ya. Maka kita katakan, pertama ini adalah pemotongan video dan ini membuat fitnah dan membuat kerancuan dan keributan di masyarakat.

Kemudian yang kedua ya, itu ketika menyebutkan nama makam tersebut itu bukan dari tiang, tetapi itu menukil perkataan TGH Mahsun rahimahullah ta’ala yang dari Belencong, ya. Jadi apa? Pemotongan video. Dan tentu tidak ada niat sama sekali untuk apa? Menghina, ya. Ini kita menyebut perbuatan dahulu, kemudian kita menukil ucapan, membawakan ucapan orang alim, ya. Maka ini, kita perlu kita ingatkan, perlu kita klarifiasi kepada seluruh kaum muslimin. Kenapa? Gara-gara potongan video ini banyak orang resah, banyak orang marah. Wajar mereka marah. Wajar mereka marah, karena yang dipotong itu seolah-olah kita apa? Kita menjelekkan. Padahal kita menyebut peristiwa ya. Maka mudah-mudahan apa yang kita sampaikan ini dimaklumi dan kita minta maaf sekiranya memang ada tutur kata yang salah karena kita tidak lepas dari kesalahan. Tidak ada niat sama sekali untuk mau menghinakan. Tidak ada sama sekali. Dan pelungguh-pelungguh saksi jadi semua bahwa seperti itulah yang disampaikan, oleh siapa? TGH Mahsun rahimahullah ta’ala. Saya kira demikian klarifikasi niki,” jelas Ustadz Mizan Qudsiah, LC, MA dalam ceramahnya di hadapan jamaah. (RL)

BACA JUGA :  Pemprov dan Forkopimda Ajak Masyarakat Jaga Kondusifitas Daerah