Viral Pelatihan Calon Marshal MotoGP! Proses Rekrutmen Tanpa Sosialisasi Dipertanyakan

DILATIH: Para peserta atau calon marshal saat dilakukan tes sweb sebelum mengikuti pelatihan, Selasa kemarin (6/4). (M HAERUDDIN/RADAR LOMBOK)

MATARAM–Tokoh Pemuda Lombok Tengah M. Samsul Qomar memprotes adanya pelatihan calon marshal MotoGP di Lombok Tengah.

Pasalnya, perekrutan tidak pernah ada sosialisasi. Sehingga tidak bisa memberi ruang lebih untuk pemuda pemudi di Lombok Tengah ikut bersaing. Marshal sendiri merupakan petugas yang bertanggung jawab mengawal keselamatan para pembalap. “Ini aneh tidak ada sosialisasi pembukaan pendaftaran tiba-tiba sudah ada yang dilatih oleh pihak MGPA (Mandalika Grand Prix Association) dan Pemda,” tegas Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lombok Tengah Terpilih ini, Rabu (7/4/2021).

BACA JUGA :  Gempa M=6,7 di Jawa Timur Terasa Sampai Lombok

Perekrutan marshal ini jelasnya, telah dilakukan dengan tertutup, yang dinsinyalir untuk kepentingan tertentu. “Ini aneh kok main petak umpet. Katanya sosialisasi tapi jelas tertulis pelatihan, jangan bohongi masyarakat soal-soal begini,” tegansya.

BACA JUGA :  Dorna Kunjungi Sirkuit MotoGP Mandalika Hari Ini

Seharusnya kata Qomar, sosialisasi mengundang kades se-Lombok Tengah. Prioritaskan desa lingkar KEK Mandalika serta kawasan penyangga. Berdasarkan informasi, setidaknya butuh 450 orang marshal. Ini tentu menjadi kabar gembira untuk pemuda pemudi di Lombok Tengah.

Untuk itu, ia berharap, MGPA segera melakukan sosialisasi perekrutan. Selain mengumpulkan kades dan kadus yang ada. Jangan menunggu ribut dulu. (met)