Villa Bau Nyale Kuta Terbakar

illustrasi kebakaran

PRAYAKebakaran terjadi di Villa Bau Nyale Dusun Baturiti Desa Kuta Kecamatan Pujut. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun akibat kejadian itu membuat pemilik vila mengalami kerugian yang ditaksir hingga Rp 20 juta. Mengingat yang terbakar adalah atap dari vila tersebut.

Kebakaran ini terjadi Minggu (16/1) sekitar pukul 14.00 wita. Diduga kuat kebakaran disebabkan akibat percikan api, pada saat dilakukan pengerjaan dak beton dengan menggunakan waterproofing membran bakar. Karena memang vila tersebut saat ini sedang tahap renovasi, namun untuk memastikan penyebab kebakaran tersebut, oleh petugas juga sudah turun melakukan pendalaman.

Kapolsek Kawasan Mandalika, AKP I Made Dimas Widiantara, ketika dikonfirmasi membenarkan kebakaran yang terjadi di vila bayu nyale tersebut. Pihaknya juga mengaku sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengambil keterangan saksi di lapangan yang mengetahui kejadian tersebut. “Kita sudah minta keterangan beberapa saksi, salah satunya adalah Tanjung, 30 tahun warga Desa Kekait Kecamatan Gunung Sari Kabupaten Lombok Barat, yang sedang memperbaiki vila,” ungkap AKP I Made Dimas Widiantara, Minggu kemarin (16/1)

BACA JUGA :  Putria Sesalkan Penolakan Kereta Gantung

Pihaknya menegaskan bahwa berdasarkan keterangan saksi dilapangan yakni Tanjung. Kebakaran bermula saat Tanjung dan kawan- kawannya, sedang melakukan pengerjaan perbaikan dak beton yang ada di vila tersebut. Pengerjaan dilakukan dengan menggunakan membran bakar yang berada di Private Villa tersebut, tepatnya di tembok pembatas bagian dapur. “Hanya saja pada saat pengerjaan perbaikan tersebut, muncul percikan api dari mesin penyemprot dan mengenai atap dapur yang terbuat dari bahan alang alang. Sehingga menyebabkan terjadinya kebakaran vila,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Wabup Istirahat, Sopir dan Ajudan Adu Jotos

Karena bahan yang terbuat dari alang-alang inilah yang membuat api cepat membesar. Namun beruntung api berhasil di padamkan oleh karyawan Villa Bau Nyale dan dibantu masyarakat sekitar yang berada dilokasi tersebut, dengan cara melakukan penyemprotan atap yang terbakar menggunakan selang yang disambungkan ke kolam. “Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut, hanya kerugian material yang diantaranya dua unit atap dapur dengan bahan berupa kayu dan alang, kerugian ditaksir kurang lebih  Rp 20 juta dan dapat disimpulkan terjadinya kebakaran tersebut akibat percikan api, pada saat pengerjaan dak beton dengan menggunakan membran bakar, serta Private Villa yang berada di Villa Bau Nyale tersebut masih dalam tahap renovasi,” tegasnya. (met)