Video Gadis Bugil Hebohkan Medsos

AKP I Putu Agus Indra Permana (M HAERUDDIN/RADAR LOMBOK)

PRAYA – Warga Lombok Tengah kembali dihebohkan dengan video call bugil yang tersebar di media sosial.

Sebelumnya, warga dihebohkan dengan video bugil masturbasi seorang janda muda asal Desa Dasan Baru Kecamatan Kopang. Kini, video serupa kembali menghebohkan warga. Pelakunya diduga seorang gadis asal Desa Batunyala Kecamatan Praya Tengah.

Video berdurasi 7,2 menit itu menampilkan seorang perempuan sedang video call tanpa busana. Perempuan bugil itu juga melakukan adengan masturbasi dalam video itu. Polres Lombok Tengah sendiri sudah mengamankan video itu.

Namun, belum diketahui kapan video itu dibuat. Termasuk siapa orang yang pertama kali menyebarluaskan video berbagu pornografi itu. Polisi masih menyelidiki kasus ini. ‘’Tapi informasi yang kita dapatkan, perempuan ini berasal dari Desa Batunyala,’’ ujar Kasatreskrim Polres Lombok Tengah, AKP I Putu Agus Indra Permana ketika dikonfirmasi, Rabu (17/2).

Cuma saja, Putu Agus belum bisa membeberkan terlalu jauh soal hasil penyelidikan ini. Pada intinya, polisi baru menerima laporan dan masih menyelidiki kasus ini. “Kita masih dalami,” singkatnya.

Kepala Desa Batunyala, HM Zaenudin yang dikonfirmasi mengaku sudah turun mengkroscek perempuan terduga dalam video bugil itu. Namun, pemdes bersama aparat lainnya belum berani memastikan kebenaran pelaku dari video bugil itu. Termasuk belum bisa dipastikan, apakah perempuan itu berdomisili di Desa Batunyala atau bukan. “Informasi sementara yang kita peroleh, anak ini belum bisa sepenuhnya dikatakan warga Batunyala. Tapi kalau dikatakan warga kita juga iya,’’ terang Zainudin.

Zainudian beralasan belum bisa memastikan warganya atau bukan karena kedua orang tua anak ini sudah lama bercerai. Dari informasi yang diperolehnya jika ayah perempuan ini berasal dari luar Desa Batunyala. Tapi ibu dari anak ini merupakan warga Desa Batunyala. ‘’Tapi ibunya menjadi TKW. Anak ini kadang tinggal di keluarga asal ayahnya dan kadang  juga dia tinggal di rumah nenek dari ibunya di Desa Batuyala. Aparat juga masih melakukan pendalaman terkait dengan permasalahan ini,” jelas Zainudin. (met)