Vaksinasi Tahap Pertama di NTB Sudah Mencapai 8.055 Orang

VAKSIN PERDANA: Ketua DPRD KLU Nasrudin menjadi orang pertama di KLU yang divaksin. (HERY MAHARDIKA/RADAR LOMBOK)

MATARAM–Hingga minggu pertama Februari 2021, vaksinasi covid-19 di NTB sudah mencapai 8.055 orang atau 29 persen dari total jumlah sasaran 27.770 orang pada tahap pertama.

Kapala Dinas Kesehatan (Dikes) Provinsi NTB dr. HL. Hamzi Fikri mengatakan, pihaknya telah mendistribusikan seluruh vaksin covid-19 jenis sinovac ke-10 kabupaten/kota di NTB dengan jumlah sasaran sebanyak 27.770 orang. “Pada vaksinasi pertama sampai 2 Februari sekitar 6.579 orang yang sudah divaksin, ditambah tanggal 3 Februari kemarin sejumlah 1.458 orang. Jadi totalnya sekitar 8.055 orang atau persentase masih 29 persen kalau kita bicara dari 10 kabupaten kota yang sudah kita distribusikan,” ungkapnya.

Sementara untuk vaksinasi kedua, sambungnya, baru hanya Kota Mataram dan Lombok Barat saja yang sudah melaksanakan. Pasalnya penyuntikan vaksin kedua memiliki waktu jeda 14 hari, maka sampai saat ini jumlah orang yang sudah divaksin kedua di Mataram dan Lombok Barat mencapai 1.168 orang atau baru 4 persen. “Kota Mataram sampai per tanggal 3 Febuari baru 778 orang. Dan Lombok Barat baru 390 orang atau baru mencapai 4 persen,” sambungnya.

Untuk Mataram sasaran 7.159 orang, sudah divaksin pertama 4.374 orang; Lombok Barat sasaran 2.320 orang, sudah divaksin pertama 1.633 orang; Lombok Tengah sasaran 2.976 orang, sudah divaksin pertama 268 orang; Lombok Timur sasaran 5.156 orang, sudah divaksin pertama 390 orang; Lombok Utara sasaran 1.274 orang, sudah divaksin pertama 27 orang.

Selanjutnya Sumbawa Barat sasaran 1.279 orang, sudah divaksin pertama 15 orang; Sumbawa sasaran 3.029 orang, sudah divaksin pertama 967 orang; Dompu sasaran 1.816 orang, sudah divaksin pertama 142 orang; Kabupaten Bima sasaran 1.841 orang, sudah divaksin pertama 230 orang; dan Kota Bima sasaran 1.010, sudah divaksin pertama 9 orang. “Ini update terakhir nakes yang kita yang sudah divaksin,” terangnya.

Sedangkan jumlah vaksin yang didroping di masing-masing kabupaten/kota totalnya 56.380 dosis dengan jumlah vaksin yang sudah digunakan sebanyak 9.223 dosis, maka hingga saat ini sisa vaksin masih sebanyak 47.137 dosis.

Ia juga menyebutkan, dari jumlah orang yang sudah divaksinasi covid-19 baik vaksinasi yang pertama maupun vaksinasi kedua belum ada ditemukan dampak yang ditimbulkan seperti dikhawatirkan. Sampai saat ini pelaksanaan vaksinasi masih terus berproses di setiap kabupaten kota. Sehingga secara kumulatif dari data yang sudah masuk belum ada ditemukan dampaknya. (sal)