Vaksinasi Perdana Tanggal 14 Januari di Kantor Gubernur

Lalu Gita Ariadi (dok)

MATARAM — Vaksinasi perdana Covid-19 di NTB yang direncanakan akan dilaksanakan pada 14 Januari 2020 bertempat di Gedung Graha Bakti Praja Kantor Gubernur NTB.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB sendiri telah melakukan persiapan vaksinisasi ini. Sekretaris Daerah (Sekda) NTB selaku Sekretaris Gugus Tugas Provinsi NTB Lalu Gita Ariadi mengatakan, pihaknya sudah menggelar rapat terkait dengan pelaksaan vaksinasi dan soal kesiapan dan langkah-langkah persiapan. Saat ini sudah ada pernyataan dari MUI bahwa vaksin ini halal dan suci untuk digunakan. Oleh sabab itu, katanya pihak yang akan menjadi pertama divaksin di NTB tentu sesuai dengan arahan dari pemerintah pusat. “Antara lain, ada gubenur, waki gubenur, sekda, Forkompida dan tokoh-tokoh masyarakat,” jelasnya.

Sekda juga menuturkan, vaksin yang sudah diterima beberapa hari lalu saat ini masih dalam pengawasan dab penjagaan dari aparat dan petugas tenaga kesehatan. “Termasuk saat di distribusikan ke kabupaten, karena dijadwalkan distribusi ke kabupaten tanggal 15 Januari. Distribusinya juga nanti diharapkan dalam keadaan aman dan lancar,”tuturnya.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB dr Nurhandini Eka Dewi menyampaikan juga soal kesiapan secara teknis vaksinasi perdana. Sebelum dilakukan vaksinasi akan dilakukan proses skrining terlebih dahulu. Hal ini dilakukan untuk memastikan kesiapan fisik penerima vaksin. “Kita betul-betul akan melakukan cek up awal agar tidak terjadi miskomunikasi,”jelasnya.

Ada beberapa kondisi masyarakat yang tidak bisa diberikan vaksin Covid-19, yakni pernah terkonfirmasi menderita Covid-19. Lalu, ibu hamil dan menyusui, menjalani terapi jangka panjang terhadap penyakit kelainan darah dan penderita penyakit jantung. Lalu, penderita penyakit autoimun, penderita penyakit saluran pencerna kronis, penderita penyakit hipertiroid, penderita penyakit kanker, penderita diabetes melitus, penderita HIV dan penderita penyakit turberkulosis.

dr Eka juga mengatakan, bahwa pihaknya telah mempersiapkan 400 vaksinator dari tenaga kesehatan yang berasal dari RSU Provinsi NTB, RSAD , RS Bhayangkara dan Puskesmas Mataram. “Persiapan vaksinator yang dilatih, hari ini sudah masuk ke pelatihan ke-2 sampai tanggal 13 sudah selesai pelatihannya,”katanya. (sal)