Usai Sertijab, Mohan Nyekar ke Makam Ayahanda

NYEKAR: Wali Kota Mataram, H Mohan Roliskana, bersama isteri tercinta, melakukan ziarah ke makam ayahandanya, Alm HM Ruslan, usai Sertijab, Jumat kemarin (26/2). (SUDIR/RADAR LOMBOK)

MATARAM —Usai melakukan serah terima jabatan (Sertijab) di Pendopo, Jumat (26/2), sekitar pukul 14.00 Wita, Wali Kota Mataram, H Mohan Roliskana langsung menuju ke makam ayahandanya, Alm HM Ruslan di komplek Pondok Pesantren Tarbiatul Ummah, Jalan Oncer, Lingkungan Karang Bedil, Kelurahan Mataram Timur.

Ratusan warga terlihat menyambut atusias. Namun warga diimbau agar tetap mematuhi protokol kesehatan, dan tidak melakukan kerumunan. Satu persatu warga memberikan ucapan selamat kepada Wali Kota Mataram. Tradisi syukuran berjalan sederhana, dengan doa dan zikir menyambut H Mohan Roliskana di pondok pesantren.

Ketua DPRD Kota Mataram, H Didi Sumardi menyampaikan, Wali Kota terpili,h H Mohan Roliskana, kini telag resmi menjadi pemimpin pilihan warga Kota Mataram. Tentu beberapa program yang sudah tersusun dalam visi-misi, akan menjadi titik fokus ke depannya. “Selama ini, legislatif dan eksekutif selalu sejalan dengan program yang pro rakyat,” katanya.

Beberapa program yang sudah tersusun, tentu menjadi prioritas dari kepala daerah terpilih. Legislatif tetap memberikan pengawasan selama ini, serta melakukan komunikasi untuk semua program yang akan dijalankan.

Politisi Golkar ini juga menyebutkan, ditengah bencana non alam pandemi Covid-19, tentu menjadi pekerjaan bersama, baik legislatif dan eksekutif harus terus bersinergi. Sehingga Kota Mataram bisa kembali normal seperti biasa.

“Kita berikan dukungan penuh untuk Wali Kota Mataram terpilih. Semua program yang sedang berjalan harus segera dituntaskan,” ujarnya.

Sesuai dengan visi-misi Wali Kota Mataram terpilih, H Mohan Roliskana. Ada beberapa program yang menjadi prioritas ke depan, yakni  pertama mewujudkan sumber daya masyarakat (SDM) yang berkualitas dan berkarakter.

Berikutnya ke dua meningkatkan kenyamanan dan keamanan, ke tiga meningkatkan kualitas permukiman dan lingkungan, ke empat meningkatkan tata kelola pemerintahan dan meningkatkan partisipasi publik, serta ke lima meningkatkan daya saing ekonomi dan industri kreatif. Sehingga terwujud Kota Mataram yang harmonis, aman, ramah unggul, dan mandiri. (dir)