Usai Menebas Perut Amaq Mualim Hingga Meninggal, Amaq Tari Menyerahkan Diri

DIAMANKAN: Pelaku pembunuh Amaq Mualim saat mengamankan diri ke kantor polisi, Jumat (25/6/2021). (IST/RADAR LOMBOK)

PRAYA–Amaq Tari (30) warga Dusun Panggonggan, Desa Pandan Indah, Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) langsung menyerahkan diri ke Polsek Praya Barat usai membunuh Amaq Mualim (43) yang juga warga Dusun Panggongan, Desa Pandan Indah, Jumat (25/6/2021).

Setelah didalami Polres Lombok Tengah, ternyata kasus penganiyaan yang berujung meninggalnya Amaq Mualim ini terjadi di Dusun Orok Gendang, Desa Mangkung, Kecamatan Praya Barat, Loteng. Korban tewas usai kena tebasan parang.

BACA JUGA :  Dua Bulan Tertahan di Irak, Jenazah TKW Asal Lombok Tengah Akhirnya Dipulangkan

Kapolres Lombok Tengah AKBP Esty Setyo Nugroho SIK mengungkapkan, berdasarkan pengakuan dari pelaku, kejadian bermula ketika korban dilarang mengambil rumput milik pelaku. Namun korban ngeyel sehingga terjadi cek-cok mulut. “Setelah itu terjadi pertengkaran yang mengakibatkan korban melakukan penebasan dengan menggunakan parang yang dibawa, tetapi parang itu dapat direbut oleh pelaku. Akhirnya, pelaku menebas bagian perut sampai mengakibatkan korban terluka dan meninggal dunia,” tegasnya.

BACA JUGA :  Polisi Gerebek Pesta Sabu di Pancor Lombok Timur

Selanjutnya, pelaku langsung melarikan diri ke Dusun Orok Gendang, Desa Mangkung. “Tidak lama pelaku datang menyerahkan diri ke Polsek Praya Barat. Selanjutnya pelaku diamankan ke Polres Loteng,” pungkasnya. (met)