Usai Kadus, Kaling Juga akan Diberikan Randis

H Lalu Pathul Bahri (M HAERUDDIN/RADAR LOMBOK)

PRAYA—Setelah beberapa waktu lalu Pemkab Lombok Tengah, menganggarkan pengadaan kendaraan dinas (Randis) untuk para Kepala Dusun (Kadus) di Lombok Tengah, meski belum semua Kadus yang mendapatkan. Maka kini giliran para Kepala Lingkungan (Kaling) yang bernaung dibawah Kelurahan di Loteng yang akan diberikan Randis.

Kebijakan itu disampaikan Bupati Lombok Tengah, H Lalu Pathul Bahri, yang berencana menganggarkan untuk pembelian Randis bagi sekitar 80 Kaling se Kecamatan Praya dan Praya Tengah. Tentu untuk mewujudkan itu, pihak Eksekutif terlebih dahulu bakal melakukan pembahasan bersama para wakil rakyat (Legislatif) di DPRD Loteng.

“Insya Allah tahun depan kita anggarkan juga untuk Kaling. Dan ini penting untuk sama-sama kita diskusikan dengan DPRD Lombok Tengah, terkait bagaimana mekanisme dan lainnya. Kami berharap para Kaling bersabar, mengingat anggaran juga terbatas. Sementara pengadaan untuk Randis Kadus juga masih belum bisa kita lakukan sepenuhnya,” ungkap Pathul.

BACA JUGA :  Pakai Jaket Bergambar Palu Arit, TKW Diamankan

Dengan keterbatasan anggaran, memang belum semua Kadus yang telah mendapatkan Randis, dan baru sebagian saja yang telah terealisasi. “Tahun ini kita hanya anggarkan Randis untuk Kadus sebesar Rp 12 miliar, untuk 600 Kadus. Sementara jumlah Kadus di Lombok Tengah ada sebanyak 1.825 Kadus,” jelas Pathul.

Untuk itu, pihaknya berharap kepada para Kaling agar bersabar, dan tidak merasa kalau diabaikan. Pihaknya mengerti perasaan para Kaling, namun sekali lagi dia menyatakan kalau ini terjadi lebih pada anggaran daerah yang terbatas.

“Jadi kami minta kepada Kaling dan Kadus yang belum dapat Randis untuk bersabar. Kalau Pendapatan Asli Daerah (PAD) kita sudah banyak, maka saya yakin yang lain juga tentu akan dapat juga,” ujarnya.

Pria yang juga menjabat Ketua DPD Gerindra Provinsi NTB ini menegaskan, bahwa untuk pengadaan Randis 80 Kaling di Loteng membutuhkan anggaran sekitar Rp 180 juta. “Intinya nanti kita akan kita diskusikan, termasuk dengan Anggota Dewan juga. Kita berharap pihak Dewan bisa menyetujui pengadaan Randis untuk kaling ini ke depannya,” harap Pathul.

BACA JUGA :  Kejari Praya Didesak Penjarakan Penguras Uang Perusda

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Lombok Tengah, Zaenal Mustakim menjelaskan, bahwa untuk Randis, para Kaling memang tidak dapat. Karena Kaling berada dibawah Kelurahan yang sifatnya sama dengan SKPD.

Tetapi semua itu nanti akan menjadi kajian Pemkab Loteng, mengingat sampai dengan saat ini Pemkab baru hanya menganggarkan Randis untuk Kadus saja. Sedangkan untuk Kaling belum dilakukan.

“Anggaran pengadaan Randis ini akan ditransfer atau dicairkan ke masing-masing desa. Artinya, masing-masing desa yang akan melakukan pengadaannya, bukan dari Pemkab maupun dinas. Untuk spesifikasi Randis harus motor manual, dengan harga per unit Rp 20 juta,” terangnya. (met)